Matamata.com - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyampaikan belasungkawa atas musibah banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) pada akhir November lalu.
Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat akan segera mengambil langkah percepatan dalam penanganan bencana tersebut.
"Saya ingin menyampaikan duka cita yang mendalam untuk korban bencana. Saya dan pak wamen (wakil menteri) diminta Pak Presiden untuk mempercepat penanganan bencana ini," ujar Gibran saat berada di Posko Darurat Bencana Desa Batu Hula, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis.
Ia hadir bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto dan Wakil Gubernur Sumut Surya.
Tak hanya itu, Gibran memastikan fasilitas umum yang rusak akibat bencana akan segera diperbaiki. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam memastikan bantuan dan pelayanan bagi para pengungsi.
"Saya meminta kepada pemerintah kabupaten untuk memastikan posko bantuan serta pengungsi dapat berjalan dengan baik," tegasnya.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut hingga Rabu (3/12), tercatat 307 orang meninggal dunia, 167 dinyatakan hilang, dan sebanyak 41.952 warga masih mengungsi.
BPBD menyebutkan bencana alam ini telah melanda 17 kabupaten/kota, di antaranya Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Humbang Hasudutan, Mandailing Natal, Medan, Binjai, Langkat, hingga Batu Bara.
Dalam agenda peninjauan, Wapres menyambangi dua titik lokasi terdampak banjir bandang dan longsor di Kecamatan Batang Toru.
Di Posko Darurat Batu Hula, Gibran berinteraksi langsung dengan para pengungsi dan meninjau kerusakan jalan serta jembatan di Desa Garoga.
Baca Juga
Posko tersebut menjadi lokasi pengungsian terbesar dengan sekitar 1.300 warga dari lima desa terdampak. Pada kesempatan itu, Gibran bersama rombongan memberikan bantuan berupa bahan pangan, perlengkapan pengungsi, hingga mainan anak-anak.
Berita Terkait
-
Kumpulkan Kabinet di Hambalang, Presiden Prabowo Pertajam Strategi Hadapi Gejolak 2026
-
Wapres Gibran Targetkan Pembangunan Kawasan Legislatif-Yudikatif IKN Rampung Desember 2027
-
Produksi Garam Nasional 2025 Capai 1 Juta Ton, KKP Fokus Intensifikasi dan Ekstensifikasi Lahan
-
Tinjau Kesiapan Nataru di Stasiun Tawang, Wapres Gibran Salurkan Sembako kepada Pengemudi Ojol
-
Presiden Prabowo Terima Laporan Pembangunan Kampung Haji di Mekkah
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa