Matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan penanganan dampak bencana di wilayah Sumatra merupakan buah kerja bersama seluruh unsur pemerintah dan petugas di lapangan, bukan hasil kerja individu semata.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin. Ia mengaku heran apabila ucapan terima kasih masyarakat kerap ditujukan secara personal kepadanya.
“Saya tidak mengerti bahwa terlalu banyak yang mengucapkan terima kasih kepada saya. Saya kira tolong disampaikan bahwa itu sesungguhnya bukan hasil saya. Itu adalah hasil kerja sama kita semua, terutama mereka-mereka yang di lapangan,” ujar Prabowo.
Presiden memahami apresiasi publik kerap diarahkan kepada dirinya seiring dengan kehadiran pemerintah pusat di lokasi terdampak bencana. Namun, menurutnya, penghargaan tersebut sejatinya ditujukan kepada seluruh tim yang terlibat, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga para petugas yang bekerja langsung membantu masyarakat.
Dalam arahannya, Prabowo juga menyoroti dedikasi petugas di lapangan yang telah bekerja keras selama berminggu-minggu. Bahkan, ia menyebut ada di antara mereka yang harus kehilangan nyawa dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.
Kepala Negara menegaskan bahwa tanggung jawab seorang pemimpin melekat dalam setiap kondisi, baik ketika situasi berjalan normal maupun saat menghadapi krisis.
Ia pun menyampaikan rasa syukur atas kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah yang membuat masyarakat merasakan kehadiran negara di tengah situasi darurat akibat bencana.
“Rakyat kita sederhana, ya kan. Kalau Pemerintah Pusat sudah hadir atau elemen dari Pemerintah Pusat hadir, pasti mereka tahunya ini Bapak Prabowo, Bapak Presiden. Saya kira ya itu wajar rakyat berpikir seperti itu. Sebaliknya kalau enggak ada yang beres ya Bapak Presiden juga yang tanggung jawab. Jadi, ya itu risiko seorang pemimpin,” ucap Prabowo.
“Jadi, saya bersyukur saya punya saudara-saudara yang telah bekerja keras sehingga rakyat berterima kasih kepada saya. Tapi saya anggap terima kasihnya ke saya itu adalah terima kasih kepada kita semua, tim kita, Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, semua pemerintah,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Presiden turut mencatat masih ada kepala daerah yang dinilainya kurang menunjukkan keberpihakan kepada rakyat dalam situasi krisis. Meski demikian, secara umum ia menilai jajaran pemerintah tetap menunjukkan keteguhan dan ketabahan dalam menjalankan tugas.
“Ada bupati-bupati mungkin ya, satu-satu orang ya, yang ya menurut saya kurang kurang loyal kepada rakyatlah di saat kritis, ninggalin tempat dengan segala alasannya, ya. Tapi yang lain saya lihat tegar, tabah. Jadi, saya ingin ucapan terima kasih kepada semua petugas di lapangan, ya, semua lapisan,” katanya.
Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan pejabat yang terlibat langsung di lapangan, termasuk para menteri, wakil menteri, kepala badan, pimpinan BUMN, serta kementerian teknis seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Kesehatan, yang dinilai aktif hadir dan bekerja dalam penanganan dampak bencana. (Antara)
Berita Terkait
-
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Pastikan Pendidikan dan RS Beroperasi
-
Prabowo Tinjau Proyek Rusun 30 Hektare di Cikarang, Targetkan 141 Ribu Unit Rumah Subsidi
-
Seskab Teddy dan Gubernur Aceh Bahas Penyelesaian 4.000 Hunian Pascabencana
-
Indonesia Hilang 554 Ribu Hektare Sawah, Prabowo Perintahkan Lahan LP2B Tak Boleh Diubah Selamanya
-
Bantah Isu BUMN Rugi, Danantara Bidik Keuntungan Hingga Rp350 Triliun
Terpopuler
-
Hadirkan Program 'Ramadan Penuh Cinta', Deddy Mizwar Beri Tontonan Bermanfaat
-
5 Merk AC Terbaik yang Cepat Dingin, Awet, dan Hemat Listrik
-
Sindir Petugas yang 'Aji Mumpung', Wamenhaj Dahnil: Jangan Nebeng Berhaji!
-
IHSG Sempat Anjlok 8,5%, Banggar DPR Ingatkan OJK Jangan Tutup Mata pada Koreksi MSCI
-
Bertanggung Jawab Atas Kondisi Pasar, Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI, Ini Kata Airlangga
Terkini
-
Sindir Petugas yang 'Aji Mumpung', Wamenhaj Dahnil: Jangan Nebeng Berhaji!
-
IHSG Sempat Anjlok 8,5%, Banggar DPR Ingatkan OJK Jangan Tutup Mata pada Koreksi MSCI
-
Bertanggung Jawab Atas Kondisi Pasar, Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI, Ini Kata Airlangga
-
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Pastikan Pendidikan dan RS Beroperasi
-
KPK Periksa Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun