Matamata.com - Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) bekerja sama dengan Alumni P4N 63 Lemhannas RI, TNI Angkatan Udara, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Senin (22/12).
Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa, disebutkan bahwa bantuan tersebut bertujuan meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
“Kami percaya bantuan akan didistribusikan oleh BNPB sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah. Kami sampaikan amanah ini dan terima kasih berkenan menyalurkan bantuan kami,” kata Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily.
Bantuan itu diserahkan Ace kepada Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Pusat.
Ace menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa kebutuhan nonpangan, seperti pakaian, pembalut, popok, serta kebutuhan dasar lainnya sebanyak 71 kantong.
Seluruh bantuan tersebut dikirim menggunakan pesawat melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Ace berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana serta mendorong semangat gotong royong dan empati dari berbagai pihak dalam upaya pemulihan wilayah terdampak. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi
-
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
-
Komisi III DPR Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus sebagai Kejahatan Terhadap Demokrasi
-
Rekor! Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Terkini
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi
-
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
-
Komisi III DPR Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus sebagai Kejahatan Terhadap Demokrasi
-
Rekor! Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah