Matamata.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menginstruksikan empat pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang baru dilantik untuk bekerja lebih cepat dan tepat. Fokus utama para pejabat ini adalah percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumut pada akhir November tahun lalu.
"Saya minta bekerja cepat dan tepat karena kita perlu percepatan, terutama pemulihan pascabencana," ujar Bobby Nasution usai melantik para pejabat tersebut di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (2/1/2026).
Bobby menekankan bahwa keempat pejabat tersebut memiliki peran krusial dalam masa transisi pemulihan. Salah satu prioritas utama adalah pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir dan longsor di empat kabupaten/kota.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Sumut yang baru, Rahmat Hidayat Siregar, diminta mengawal ketat progres pembangunan 648 unit huntap. Proyek ini tersebar di Sibolga (200 unit), Tapanuli Tengah (118 unit), Tapanuli Utara (103 unit), dan Tapanuli Selatan (227 unit).
"Misalnya Perkim, harus ikut memastikan penanganan pembangunan huntap berjalan sesuai target," tegas Bobby.
Selain infrastruktur, Bobby juga menyoroti pemulihan dari sisi ekonomi dan sosial. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) diminta mengatasi perlambatan ekonomi akibat bencana. Sementara itu, Dinas Sosial diperintahkan berkolaborasi dengan Kementerian Sosial guna memastikan bantuan logistik tersalurkan dengan baik.
Sektor kesehatan mental juga menjadi perhatian. Direktur RS Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem ditugaskan khusus untuk melakukan program pemulihan mental (trauma healing) bagi para korban bencana.
Dalam arahannya, Bobby kembali mengingatkan pentingnya implementasi tagline "Kolaborasi Sumut Berkah". Menurutnya, kolaborasi bukan sekadar bekerja bersama, melainkan menghasilkan dampak maksimal yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Tahun 2026 banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan, termasuk penyelesaian pascabencana. Saya minta tolong maknai kolaborasi itu sebagai kecepatan dan ketepatan," tutupnya.
Adapun keempat pejabat eselon II yang dilantik adalah:
- Rahmat Hidayat Siregar sebagai Kepala Dinas Perkim.
- Nurbaiti Harahap sebagai Kepala Dinas DPMPTSP.
- Illyan Chandra sebagai Kepala Dinas Sosial.
- Sri Suraiani Purnamawati sebagai Direktur UPTD Khusus RS Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem. (Antara)
Berita Terkait
-
Pulihkan Sawah Sendiri, Petani di Sumatera Akan Digaji Harian oleh Pemerintah
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Wapres Gibran Tegur Gubernur Kalsel: Dengar Keluhan Rakyat, Cari Solusi Jangka Panjang
-
Penanganan Bencana Era Prabowo Gunakan Pendekatan TSM, Anti-'Wisata Bencana'
-
DPR RI Dorong Percepatan Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Melalui Penanganan Terintegrasi
Terpopuler
-
Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Modernisasi Armada, BRIN Adopsi Teknologi Kapal OceanX untuk Riset Maritim Indonesia
-
Bulog Lipat Gandakan Stok Pangan di Sumbagut 3 Kali Lipat Jelang Ramadhan 2026
-
Ultraverse Festival 2026: Konser "Connected Music" Jakarta-Surabaya-Bali Berkat XL Ultra 5G+
-
Adopsi Model Danantara, Dedi Mulyadi Pangkas Puluhan BUMD Jabar Jadi Satu Holding
Terkini
-
Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Modernisasi Armada, BRIN Adopsi Teknologi Kapal OceanX untuk Riset Maritim Indonesia
-
Bulog Lipat Gandakan Stok Pangan di Sumbagut 3 Kali Lipat Jelang Ramadhan 2026
-
Adopsi Model Danantara, Dedi Mulyadi Pangkas Puluhan BUMD Jabar Jadi Satu Holding
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Jadwalkan Pemeriksaan Mantan Menpora Dito Ariotedjo