Matamata.com - Perum Bulog mencatatkan rekor penyerapan gabah tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada tahun 2025. Capaian ini memperkokoh posisi Bulog sebagai instrumen utama negara dalam menjaga produksi petani, memperkuat cadangan beras nasional, sekaligus mengawal suksesnya swasembada pangan.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil menyerap Gabah Kering Panen (GKP) sebanyak 4.537.490 ton.
"Sebagai stabilisator pangan sekaligus offtaker utama hasil panen petani, Bulog berhasil memecahkan rekor penyerapan GKP tertinggi sepanjang sejarah," ujar Rizal dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (8/1).
Selain GKP, Bulog juga menyerap 6.863 ton Gabah Kering Giling (GKG) serta 765.504 ton beras. Dengan demikian, total pengadaan setara beras pada tahun 2025 mencapai angka fantastis, yakni 3.191.969 ton.
Rizal menekankan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian statistik, melainkan hasil dari kehadiran aktif tim Bulog di lapangan.
"Kami turun langsung ke petani untuk memastikan gabah terserap dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Ini adalah bentuk nyata keberpihakan negara kepada kesejahteraan petani," tegasnya.
Sinergi Lintas Sektor Capaian ini juga merupakan hasil kolaborasi dalam ekosistem pangan nasional. Bulog menjalin sinergi dengan pemerintah pusat, daerah, hingga kolaborasi strategis bersama TNI dan Polri untuk pemanfaatan fasilitas pergudangan guna menjamin keamanan stok nasional.
Atas kontribusi besar tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung kepada Bulog dalam rangkaian Panen Raya Nasional di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).
Dalam momentum tersebut, Presiden juga secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai Swasembada Pangan Nasional 2025.
"Bulog berkomitmen terus menjaga stabilitas pangan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan sebagai fondasi kuat kedaulatan pangan kita," pungkas Rizal. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Tindak Lanjut Pertemuan Pengusaha, Presiden Prabowo Pimpin Ratas Ekonomi di Istana
-
Kawal Program Presiden Prabowo, Kapolri Fokuskan Rapim 2026 pada Ketahanan Pangan hingga Hilirisasi
-
Indonesia Hilang 554 Ribu Hektare Sawah, Prabowo Perintahkan Lahan LP2B Tak Boleh Diubah Selamanya
-
Bulog Lipat Gandakan Stok Pangan di Sumbagut 3 Kali Lipat Jelang Ramadhan 2026
-
Pecah Telur Sejak 2014! Margin Bulog Naik Jadi 7 Persen demi Beras Satu Harga
Terpopuler
-
Alasan Kesehatan, Agensi Umumkan Jang Yeo Jun akan Hiatus dari Close Your Eyes
-
BRIN Kembangkan Tanggul Laut Lego Multifungsi untuk Atasi Rob dan Abrasi
-
Ungu Persembahkan Single Religi 'Pulang Pada-Mu', Kerinduan Hamba Kepada Tuhan-Nya di Tengah Hidup Yang Sibuk
-
Mendiktisaintek Brian Yuliarto Dorong Kolaborasi Kampus-Industri untuk Hilirisasi Sawit
-
Prabowo Ajak Perusahaan Raksasa AS General Electric Tingkatkan Investasi Alat Medis
Terkini
-
BRIN Kembangkan Tanggul Laut Lego Multifungsi untuk Atasi Rob dan Abrasi
-
Mendiktisaintek Brian Yuliarto Dorong Kolaborasi Kampus-Industri untuk Hilirisasi Sawit
-
Prabowo Ajak Perusahaan Raksasa AS General Electric Tingkatkan Investasi Alat Medis
-
Kementan Pastikan Stok Cabai Surplus Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H
-
Di Washington DC, Presiden Prabowo Jamin Kepastian Hukum dan Stabilitas Investasi RI