Elara | MataMata.com
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (kedua dari kanan) memberikan keterangan pers dengan didampingi Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo (kanan), Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran (kiri), dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Jhonny Edison Isir (kedua dari kiri) di acara Rapat Pimpinan Polri 2026 di kawasan Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026). (ANTARA/Nadia Putri Rahmani)

Matamata.com - Polri bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait rencana kerja program pemerintah tahun 2026. Langkah ini diawali dengan digelarnya Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2026 yang berlangsung mulai Selasa (10/2/2026) hingga 12 Februari mendatang.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa rapim ini merupakan tindak lanjut langsung dari "direktif" Presiden yang disampaikan dalam Rapim TNI-Polri sehari sebelumnya.

“Hari ini kami menindaklanjuti apa yang menjadi direktif Bapak Presiden, khususnya terkait rencana kerja pemerintah. Kami akan dorong agar betul-betul bisa berjalan dengan sukses,” ujar Kapolri di kawasan Jakarta Timur, Selasa (10/2).

Sigit mengungkapkan terdapat 18 poin catatan penting dari Presiden, mulai dari tugas pokok kepolisian hingga dukungan terhadap program kesejahteraan rakyat. Salah satu prioritasnya adalah pengawalan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Selain gizi, Polri juga akan terlibat aktif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui program penanaman jagung. Kapolri menargetkan seluruh lahan yang tersedia dapat dioptimalkan hingga akhir 2026.

“Bapak Presiden memiliki target khusus (ketahanan pangan) dan mudah-mudahan semua target tersebut bisa kita selesaikan tepat waktu,” ucap jenderal bintang empat tersebut.

Sektor ekonomi makro juga tidak luput dari atensi. Polri berkomitmen mengawal kebijakan hilirisasi dengan cara mencegah kebocoran anggaran dan sumber daya. Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan negara di tengah ketidakpastian situasi global.

Menurut Sigit, stabilitas keamanan adalah kunci agar Indonesia bisa menjadi negara mandiri yang mampu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari). Oleh karena itu, seluruh hasil rapim ini akan dituangkan ke dalam kebijakan tertulis yang wajib dilaksanakan oleh seluruh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dan Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) di tingkat daerah.

Rapim Polri tahun ini mengusung tema “Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung, dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026”. (Antara)

Load More