Matamata.com - PDI Perjuangan resmi memperkenalkan maskot terbarunya yang diberi nama "Barata" dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan perayaan HUT ke-53 partai di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1).
Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, M. Prananda Prabowo, menegaskan bahwa Barata bukan sekadar identitas visual. Maskot ini merupakan simbol komitmen ideologis partai yang telah melalui proses kurasi mendalam.
"Banteng Barata melambangkan kekuatan rakyat yang berakar pada persatuan, bergerak dengan kesadaran, dan bertindak demi keadilan serta kedaulatan bangsa," ujar putra Ketua Umum Megawati Soekarnoputri tersebut dalam siaran pers resminya.
Tampilan Modern dan Sporty Berbeda dengan citra banteng konvensional, Barata tampil dengan visual yang lebih segar dan kekinian (sporty). Maskot ini digambarkan mengenakan jaket hoodie berwarna merah dengan logo PDI Perjuangan di bagian dada, dipadukan dengan celana hitam dan sepatu putih bergaris merah.
Desain ini diharapkan menjadi representasi semangat PDI Perjuangan yang tetap relevan dalam berdemokrasi dan mengawal kepentingan masyarakat di era digital.
Hasil Sayembara Publik Nama "Barata" sendiri merupakan hasil keterlibatan langsung masyarakat. Sebelumnya, sosok maskot ini telah diperkenalkan ke publik tanpa nama. Partai kemudian membuka sayembara pemberian nama selama tiga bulan, terhitung sejak Oktober hingga Desember 2025.
Sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas warga, PDI Perjuangan memberikan penghargaan kepada para peserta. Lima pemenang terbaik sayembara tersebut dianugerahi piagam penghargaan khusus saat prosesi peluncuran berlangsung.
Langkah inklusif ini menegaskan komitmen partai dalam menghargai inovasi dan keterlibatan berbagai lapisan masyarakat. Peluncuran Barata menjadi salah satu agenda utama dalam Rakernas PDIP yang dijadwalkan berlangsung pada 10–12 Januari 2026. (Antara)
Berita Terkait
-
Prediksi Pilpres 2029: Hensa Sarankan Prabowo Tak Pilih Cawapres yang Ambisius Jadi Capres
-
Megawati: Pilkada Lewat DPRD Khianati Reformasi dan Putusan MK!
-
PDIP Tegaskan Hormati Langkah KPK, Ingatkan Penegakan Hukum Harus Adil dan Bebas Kepentingan
-
Hari Ibu 2025, Megawati Ajak Perempuan Jadi Motor Pelestarian Lingkungan
-
PDIP: Presiden Berhak Evaluasi Kinerja Menteri, Asal Ukurannya Jelas
Terpopuler
-
KPK Dalami Praktik Jual Beli Kuota Haji Lewat Direktur Marco Tour & Travel
-
Beban Kerja Tinggi, Pemprov DKI Setujui Penambahan Personel Satpol PP
-
Permenhut 6/2026 Jadi Kunci Stabilitas dan Kepastian Proyek Karbon di Indonesia
-
Menkeu Purbaya: Indonesia Masuk 'Survival Mode', Tak Ada Lagi Ruang Inefisiensi
-
Pernah Alami Trauma, Karina Suwandi Tak Kapok Bintangi Film Horor 'Tumbal Proyek'
Terkini
-
KPK Dalami Praktik Jual Beli Kuota Haji Lewat Direktur Marco Tour & Travel
-
Beban Kerja Tinggi, Pemprov DKI Setujui Penambahan Personel Satpol PP
-
Permenhut 6/2026 Jadi Kunci Stabilitas dan Kepastian Proyek Karbon di Indonesia
-
Menkeu Purbaya: Indonesia Masuk 'Survival Mode', Tak Ada Lagi Ruang Inefisiensi
-
Menaker Dorong Pemerataan Magang Nasional, Buka Peluang Lebar bagi Putra Daerah