Matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 akan lebih tinggi dibandingkan kuartal III-2025 yang tercatat sebesar 5,04 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
"Nanti minggu depan, hari Kamis tanggal 5 Februari, akan diumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 yang diperkirakan lebih besar daripada pertumbuhan di kuartal III," ujar Airlangga di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Airlangga menegaskan, tren positif ini menunjukkan kondisi makroekonomi dan fundamental perekonomian nasional saat ini berada dalam posisi yang cukup kuat.
Selain pertumbuhan ekonomi, Pemerintah juga memastikan tingkat inflasi pada Januari 2026 tetap terkendali dalam rentang target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Hari Senin besok (2/2), BPS akan mengumumkan tingkat inflasi Januari. Kami pastikan inflasi masih dalam rentang sesuai APBN, yaitu 2,5 persen plus minus 1 persen," ucapnya.
Menurut Airlangga, terjaganya inflasi di awal tahun ini merupakan kelanjutan dari performa positif Desember 2025, di mana inflasi tercatat stabil di angka 2,92 persen (yoy).
Ketangguhan ekonomi nasional juga tercermin dari cadangan devisa yang mencapai 156,5 miliar dolar AS atau setara Rp2.630 triliun (kurs Rp16.807 per dolar AS) per Desember 2025. Jumlah tersebut setara dengan kecukupan 6,2 bulan impor.
Indikator kesehatan finansial lainnya juga menunjukkan angka positif:
- Defisit Fiskal: Terjaga di bawah batas 3 persen.
- Kredit Perbankan: Tumbuh 9,6 persen (yoy).
- Dana Pihak Ketiga (DPK): Meningkat 13,83 persen (yoy).
- Rasio Kecukupan Modal (CAR): Berada di level kuat 25,87 persen.
- Rasio Utang terhadap PDB: Tercatat 40 persen (masih di bawah ambang batas 60 persen).
"Rating investasi Indonesia juga tetap stabil. Moody's memberikan peringkat Baa2, sementara Fitch memberikan peringkat BBB," pungkas Airlangga. (Antara)
Berita Terkait
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG, Bahan Baku Plastik, dan Suku Cadang Pesawat
-
Mentan Pastikan Implementasi B50 Tidak Ganggu Pasokan Minyak Goreng Domestik
-
Bidik Pasar Eurasia, RI-Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama Ekonomi Baru
-
Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Menteri Rosan: Investasi Jadi Motor Resiliensi Nasional
-
Presiden Prabowo Terima Laporan Realisasi Investasi Kuartal I 2026 yang Lampaui Target
Terpopuler
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
Luhut Sarankan Badan Gizi Nasional Sempurnakan Program Makan Bergizi Gratis secara Bertahap
-
Prabowo Umumkan Peluncuran B50 Juli 2026, Targetkan RI Swasembada Energi
-
Presiden Prabowo di Penas KTNA XVII Gorontalo: Petani dan Nelayan Tulang Punggung RI
-
Anggaran Irigasi Pertanian 2026: Wamentan Sudaryono Targetkan Swasembada Pangan
Terkini
-
Luhut Sarankan Badan Gizi Nasional Sempurnakan Program Makan Bergizi Gratis secara Bertahap
-
Prabowo Umumkan Peluncuran B50 Juli 2026, Targetkan RI Swasembada Energi
-
Presiden Prabowo di Penas KTNA XVII Gorontalo: Petani dan Nelayan Tulang Punggung RI
-
Anggaran Irigasi Pertanian 2026: Wamentan Sudaryono Targetkan Swasembada Pangan
-
Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Harus Bebas Perpeloncoan dan Trauma