Matamata.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, dijadwalkan menghadiri acara Syawalan Muhammadiyah Sulawesi Selatan (Sulsel) di Makassar pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Kehadiran Abdul Mu’ti yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini telah masuk dalam agenda protokoler kementerian.
Ketua Panitia Syawalan Sulsel, Abd Rakhim Nanda, mengonfirmasi bahwa tim protokoler Kemendikdasmen telah berkoordinasi untuk mengecek kesiapan lokasi di Makassar.
"Tim protokoler dijadwalkan mengecek kesiapan lokasi sekaligus berkoordinasi dengan panitia pada Kamis siang," ujar Rakhim di Makassar, Kamis (26/3/2026).
Sekretaris Panitia, Andi Sukri Syamsuri, menilai kehadiran Abdul Mu’ti memiliki makna strategis. Menurutnya, hal ini menjadi simbol peneguhan bahwa pendidikan adalah jantung dakwah Muhammadiyah dalam membangun karakter bangsa.
"Kehadiran Pak Mendikdasmen menjadi peneguhan simbolik bahwa amal usaha pendidikan bukan sekadar aktivitas kelembagaan, melainkan bagian dari agenda besar membangun manusia Indonesia yang berilmu dan berkarakter," kata Andi Sukri.
Perubahan Jadwal dan Rangkaian Acara Terkait teknis pelaksanaan, panitia memutuskan untuk memajukan jadwal acara. Sedianya, Syawalan akan digelar pada 29 Maret di Halaman Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel, namun karena pertimbangan teknis, agenda digeser menjadi 28 Maret 2026.
Bendahara Panitia, Ihyani Malik, memastikan pihaknya tengah bekerja ekstra untuk menyambut ribuan peserta dari berbagai daerah. "Kami memastikan jumlah peserta agar pelayanan maksimal, mulai dari kesiapan tenda, kursi, hingga konsumsi," tuturnya.
Selain silaturahmi, acara ini akan dirangkaikan dengan sejumlah agenda penguatan organisasi, antara lain:
- Peresmian Klinik Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel.
- Pengukuhan Muallaf Learning Center Lembaga Dakwah Komunitas PWM Sulsel.
- Serah terima pengelolaan tanah dan gedung wakaf.
- Peluncuran buku berjudul "Tauhid sebagai Energi Spiritual dan Sosial Muhammadiyah". (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Terbit, Guru Non-ASN Lebih Tenang Mengajar
-
Menag Nasaruddin Umar Dorong Lembaga Pendidikan Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta
-
Revitalisasi Sekolah 2026: Mendikdasmen Kucurkan Rp2,6 Triliun dan Gandeng Starlink
-
Mendikdasmen: Deep Learning Jadi Ikhtiar Wujudkan Cita-Cita Ideal Pendidikan
-
Mendikdasmen Bakal Sanksi Pengawas TKA yang Main TikTok hingga Merokok Saat Ujian
Terpopuler
-
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun dan Bidik Properti di Eropa
-
PBNU: Jangan Beri Stigma Negatif pada Pesantren karena Ulah Segelintir Oknum
-
Gedung Putih Tegaskan Trump Hanya Akan Terima Kesepakatan Nuklir yang Menguntungkan AS
-
Menhan AS Pete Hegseth Beri Peringatan Keras ke China soal Indo-Pasifik
-
Hari Lahir Pancasila 2026: Megawati dan Presiden Prabowo Bakal Hadir di Gedung Pancasila
Terkini
-
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun dan Bidik Properti di Eropa
-
PBNU: Jangan Beri Stigma Negatif pada Pesantren karena Ulah Segelintir Oknum
-
Gedung Putih Tegaskan Trump Hanya Akan Terima Kesepakatan Nuklir yang Menguntungkan AS
-
Menhan AS Pete Hegseth Beri Peringatan Keras ke China soal Indo-Pasifik
-
Hari Lahir Pancasila 2026: Megawati dan Presiden Prabowo Bakal Hadir di Gedung Pancasila