Matamata.com - Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Mohammed Al-Budaiwi, mendesak Dewan Keamanan (DK) PBB untuk segera mengambil langkah nyata dalam melindungi jalur maritim internasional. Desakan ini muncul menyusul lumpuhnya aktivitas pelayaran di Selat Hormuz akibat ketegangan geopolitik yang meningkat.
"Kami menyerukan kepada Dewan Keamanan untuk memikul tanggung jawab penuh dan melakukan semua langkah yang diperlukan guna melindungi jalur maritim serta memastikan keberlanjutan navigasi internasional yang aman," tegas Al-Budaiwi dalam pertemuan DK PBB, Kamis (2/4/2026) waktu setempat.
Selain isu navigasi, Al-Budaiwi juga menuntut agar negara-negara Teluk dilibatkan secara aktif dalam setiap diskusi atau perjanjian diplomatik dengan Iran. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat stabilitas regional dan mencegah eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.
Krisis di Selat Hormuz merupakan buntut dari serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Sebagai bentuk balasan, Iran kini memperketat kendali dan memblokade jalur utama pengiriman minyak serta gas dunia tersebut.
Penutupan jalur vital ini mulai berdampak signifikan terhadap produksi dan ekspor energi dari negara-negara Teluk. Secara global, pasar mulai bereaksi dengan kenaikan harga energi yang tajam, mengingat Selat Hormuz adalah urat nadi distribusi minyak dunia ke pasar internasional. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
China Sebut Situasi Timur Tengah Kritis meski Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang
-
Konflik Iran AS: China Protes Penyitaan Kapal di Selat Hormuz dan Ancaman Bom Trump
-
Trump Ancam Eskalasi Militer Jika Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir
-
Arab Saudi Tolak Serangan ke Iran, Dubes Faisal Ungkap Dampak Krisis Energi Global
-
China Dukung Peringatan IMF: Konflik Timur Tengah Ancam Keamanan Energi Global
Terpopuler
-
Pernah Alami Trauma, Karina Suwandi Tak Kapok Bintangi Film Horor 'Tumbal Proyek'
-
Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
-
Dalami Karakter di Film 'Tiba-Tiba Setan', Oki Rengga Rela Alami Memar
-
Menaker Dorong Pemerataan Magang Nasional, Buka Peluang Lebar bagi Putra Daerah
-
Kementan: Industri Sawit Indonesia Ramah Lingkungan dan Siap Menuju B50
Terkini
-
Menaker Dorong Pemerataan Magang Nasional, Buka Peluang Lebar bagi Putra Daerah
-
Kementan: Industri Sawit Indonesia Ramah Lingkungan dan Siap Menuju B50
-
Ribuan Peserta Terindikasi Curang di UTBK 2026, Puan Maharani Desak Perbaikan Sistem
-
RI Incar Kursi Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kumpulkan Panglima TNI dan Deretan Purnawirawan, Bahas Dukungan Program Pemerintah