Elara | MataMata.com
Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Moeldoko dan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar konferensi pers Rakernas Ikatan Alumni Universitas Terbuka di Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026). ANTARA/Anita Permata Dewi

Matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menyatakan bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berhasil mencapai kemandirian pangan dalam waktu 1,5 tahun. Ia mengklaim stok pangan nasional saat ini merupakan yang terbesar dalam sejarah RI.

"Alhamdulillah, satu setengah tahun pemerintahan di bawah kepemimpinan Pak Prabowo telah membuktikan Indonesia menjadi negara yang mandiri di bidang pangan dengan stok yang tercukupi," ujar pria yang akrab disapa Cak Imin tersebut saat membuka Rakernas Ikatan Alumni Universitas Terbuka di Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026).

Menurut Muhaimin, pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa proses pemberdayaan masyarakat dan transformasi pembangunan dapat membuahkan hasil dalam waktu singkat, asalkan syarat-syarat transformasinya terpenuhi.

Ia menjelaskan, Presiden Prabowo mengusung konsep transformasi untuk memastikan kesejahteraan bangsa tanpa mengulangi kegagalan masa lalu. Transformasi tersebut diartikan sebagai perubahan berkelanjutan yang berpijak pada pengalaman sebelumnya.

"Presiden mengambil istilah transformasi. Artinya, terjadi perubahan terus-menerus tiada henti untuk tidak mengulangi kegagalan," tuturnya.

Lebih lanjut, Muhaimin menegaskan bahwa Kabinet Merah Putih sejak awal fokus pada tema pemberdayaan. Tujuannya agar Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

"Sejak Pak Prabowo dilantik, kabinet ini mengusung tema pemberdayaan sebagai bagian kesungguhan kita untuk terus tumbuh dan kuat secara mandiri. Kita adalah bangsa yang memiliki seluruh syarat untuk bisa berdiri di atas kaki sendiri," pungkasnya. (Antara)

Load More