Matamata.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan sinyal kuat bahwa konflik bersenjata antara AS-Israel melawan Iran akan segera berakhir. Dalam wawancara terbaru, Trump menyebut bahwa pihak lawan kini sangat berkeinginan untuk mencapai kesepakatan damai.
"Saya pikir ini hampir berakhir, ya. Maksud saya, saya melihatnya sudah sangat dekat dengan penyelesaian," ujar Trump kepada pembawa acara Fox Business, Maria Bartiromo, Rabu (15/4/2026).
Dalam cuplikan wawancara yang dibagikan melalui platform X, Trump menekankan dampak kerusakan yang dialami Iran akibat konflik tersebut. Ia mengklaim bahwa butuh waktu puluhan tahun bagi negara tersebut untuk pulih jika AS memutuskan menarik diri saat ini.
"Jika saya menarik diri sekarang pun, mereka akan butuh waktu 20 tahun untuk membangun kembali negaranya. Kita lihat saja apa yang terjadi, tapi saya pikir mereka sangat ingin membuat kesepakatan," tambah Trump.
Ketegasan Trump mengenai berakhirnya konflik ini juga dikonfirmasi oleh Bartiromo. Melalui unggahan di Instagram, Bartiromo menceritakan bahwa Trump berulang kali menggunakan bentuk lampau (past tense) saat membahas perang Iran. Ketika ditanya langsung apakah perang sudah benar-benar usai, Trump menjawab singkat, "Sudah selesai."
Meskipun Trump bernada optimistis, jalur diplomasi di lapangan masih terus diupayakan. Perundingan intensif telah digelar di Islamabad, Pakistan, sepanjang akhir pekan lalu untuk merumuskan penghentian permanen perang yang pecah sejak 28 Februari tersebut.
Walaupun kesepakatan final belum diteken, Trump menunjukkan nada positif terkait kelanjutan dialog langsung antara AS dan Iran. Ia memprediksi negosiasi susulan dapat dimulai kembali di Pakistan dalam dua hari ke depan.
Sejauh ini, Pakistan memainkan peran kunci sebagai penengah. Melalui mediasinya, gencatan senjata selama dua minggu telah disepakati sejak 8 April lalu dan dilaporkan masih bertahan hingga hari ini. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
AS Belum Undang Putin ke KTT G20 di Miami, Kemlu Rusia Buka Suara
-
Hubungan AS Iran Memanas, Teheran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan Donald Trump
-
Klaim AS Kendalikan Selat Hormuz, Trump: Semuanya Sudah Berakhir bagi Iran
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Rupiah Melemah ke Rp18.107 per Dolar AS
-
Trump Klaim Israel dan Hizbullah Sepakat Hentikan Saling Serang
Terpopuler
-
Jaga Solidaritas! Kader Posyandu Mawar 1 Kalisari, Gelar Darmawisata Hangat di Kebunsu Bogor
-
Menteri ESDM Usul Anggaran Kompor Listrik Rp815 Miliar di RAPBN 2027
-
Bea Cukai Gagalkan 11.542 Kasus Barang Ilegal Senilai Rp7,71 Triliun
-
Danantara Sebut Koreksi Pasar Modal 40 Persen Jadi Pemicu Aksi Beli Investor Asing
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
Terkini
-
Menteri ESDM Usul Anggaran Kompor Listrik Rp815 Miliar di RAPBN 2027
-
Bea Cukai Gagalkan 11.542 Kasus Barang Ilegal Senilai Rp7,71 Triliun
-
Danantara Sebut Koreksi Pasar Modal 40 Persen Jadi Pemicu Aksi Beli Investor Asing
-
Kejagung Setor Pemulihan Aset Rp1,029 Triliun ke Kemenkeu, Ada dari Eddy Tansil
-
Bikin Mesin Awet, Begini Cara Pertamina Saring Zat Pengotor Cetak BBM Standar Euro 4