Matamata.com - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, mengajak para santri dan alumni pondok pesantren (ponpes) untuk mengambil peran strategis dalam membangun bangsa. Pria yang akrab disapa Cak Imin ini menegaskan bahwa kaum santri harus mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan global saat ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Cak Imin saat menghadiri Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, pada Selasa (23/6/2026) malam.
"Saatnya kita semua, terutama santri dan para alumni Al Falah Ploso mengambil peran untuk menjadi solusi umat, solusi bangsa, bahkan solusi bagi dunia yang saat ini menghadapi berbagai tantangan," ujar Cak Imin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Cak Imin memaparkan, catatan sejarah telah membuktikan bahwa para masyayikh (guru/kiai) dan institusi pesantren memiliki kontribusi besar dalam perjalanan Indonesia. Peran tersebut terbentang sejak era perjuangan melawan penjajah hingga mengawal kemerdekaan.
Berkaca dari sejarah tersebut, ia menilai generasi santri masa kini sudah sepatutnya mengambil tanggung jawab yang lebih besar dalam pembangunan nasional ke depan.
"Saatnya santri dan pondok pesantren mengambil peran masa depan, sebagaimana para masyayikh mengambil peran mengawal kemerdekaan hingga lahirnya bangsa ini," tuturnya.
Di hadapan ribuan jemaah yang hadir, Cak Imin juga memohon doa agar ikhtiar dan perjuangan politik maupun sosial yang dilakukan kaum santri saat ini tetap konsisten berada di jalur yang benar.
"Mohon doanya agar semua perjuangan ini senantiasa berjalan sesuai dengan nilai-nilai, ajaran, dan warisan yang telah diberikan para masyayikh kepada bangsa kita," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
PDIP Tegaskan Posisi Politik Penyeimbang Pemerintahan Prabowo Subianto
-
Menko Muhaimin: Makan Bergizi Gratis Prioritas untuk Masyarakat Miskin 3T
-
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Menko Cak Imin Minta Masyarakat Tetap Tenang
-
PBNU: Jangan Beri Stigma Negatif pada Pesantren karena Ulah Segelintir Oknum
-
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Nol Toleransi untuk Kekerasan Seksual di Pesantren
Terpopuler
-
Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung: Komisi III DPR RI Minta Pelaku Dihukum Berat
-
Pergantian PM Inggris, Keir Starmer Gelar Pertemuan Perdana dengan Andy Burnham
-
Gerindra Bantah Isu Budi Djiwandono Perintahkan Awasi Pergerakan Wapres Gibran
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani-Nelayan XVII
-
Cak Imin di Haul Ponpes Al Falah Ploso: Santri Harus Ambil Peran Hadapi Tantangan Global
Terkini
-
Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung: Komisi III DPR RI Minta Pelaku Dihukum Berat
-
Pergantian PM Inggris, Keir Starmer Gelar Pertemuan Perdana dengan Andy Burnham
-
Gerindra Bantah Isu Budi Djiwandono Perintahkan Awasi Pergerakan Wapres Gibran
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani-Nelayan XVII
-
Indonesia Raih Juara Umum World Para Athletics Grand Prix 2026 di Tunisia