Matamata.com - Unggahan video di akun Instagram milik musisi sekaligus politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani menuai sorotan. Video itu diduga memuat intimidasi terhadap dirinya dalam tayangan live di stasiun TV swasta.
Dalam penggalan video yang diunggah, Ahmad Dhani tampak sedang berdebat dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Quomas alias Gus Yaqut.
Di situ, Gus Yaqut mengancam keras Ahmad Dhani jika melakukan tindakan yang dianggap mengancam Negara Republik Indonesia.
''Gebuknya pakai apa, Bos?'' kata Ahmad Dhani kepada Gus Yaqut.
''Gebuknya gampang. Gampang aja sebenarnya. Gebuk itu banyak sekali alatnya untuk gebuk. Kalau kamu sudah melakukan ancaman terhadap negara, aku sebagai warga negara yang cinta negara ini, maka aku akan gebuk kamu,'' ancam Gus Yaqut ke Ahmad Dhani.
''Melanggar hukum dong?'' jawab Ahmad Dhani.
''Soal melanggar hukum, kamu lebih melanggar hukum!'' timpal Gus Yaqut.
Obrolan makin panas setelah politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait yang berada di sana ikut berkomentar membela Gus Yaqut.
''Kalau kamu melanggar negara ini dengan bentuk lain, saya akan kejar kamu. Kita akan gebukin kamu!'' kata Maruara Sirait dengan nada tak kalah keras.
Mendengar jawaban ini, Gus Yaqut langsung mengajak tos Maruarar Sirait tanda sepakat kemudian disambut gemuruh tepuk tangan penonton di studio.
Di caption, Ahmad Dhani menyebut apa yang dikatakan Gus Yaqut dan Maruarar Sirait dalam obrolan itu sebagai dugaan persekusi.
''Dugaan awal persekusi,'' tulis Ahmad Dhani.
Suara.com/Madinah
Berita Terkait
-
Gerindra Bantah Isu Budi Djiwandono Perintahkan Awasi Pergerakan Wapres Gibran
-
Gerindra Puji Sikap Elegan Megawati yang Tetap Hormati Presiden Prabowo
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Perdana Tampil di 'The Icon Indonesia', Sienna Spiro Bangga
-
Presiden Prabowo dan Sejumlah Menteri Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo