Matamata.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasanuddin Wahid, memberikan klarifikasi terkait pertemuan empat pimpinan partai politik yang berlangsung pada Minggu (28/12). Hasanuddin menyatakan bahwa pertemuan tersebut fokus membahas agenda strategis demi kepentingan nasional.
"Yang dibahas semua hal untuk kebaikan bangsa," ujar pria yang akrab disapa Cak Udin saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (29/12).
Pertemuan yang digelar di kediaman Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, tersebut dihadiri oleh Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Hasanuddin menjelaskan bahwa pembahasan mencakup upaya membangun politik yang berkeadaban dan santun, serta pentingnya gotong royong lintas kekuatan politik untuk menyukseskan pembangunan nasional.
Saat disinggung mengenai kemungkinan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu atau wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD, Hasanuddin menegaskan terdapat agenda lain yang lebih mendesak.
"Lebih mendesak bahas percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera," katanya.
Secara terpisah, Politikus Partai Golkar, Arief Rosyid Hasan, turut membenarkan adanya pertemuan tersebut. Ia menyebutkan bahwa agenda utama adalah memperkuat hubungan antarpartai koalisi.
"Silaturahmi dan diskusi untuk memperkuat koalisi, dan membahas beberapa agenda politik ke depan," kata Arief.
Meski demikian, Arief tidak merinci lebih jauh mengenai detail agenda politik yang dimaksud. Ia hanya membagikan dokumentasi foto yang memperlihatkan keempat tokoh tersebut duduk bersama dalam satu meja diskusi. (Antara)
Berita Terkait
-
Berbeda dari Trah Soekarno Lainnya, Didi Mahardhika Ungkap Alasan Setia di Sisi Prabowo
-
Prediksi Pilpres 2029: Hensa Sarankan Prabowo Tak Pilih Cawapres yang Ambisius Jadi Capres
-
Gema Prabowo Dua Periode Mulai Muncul, Sekjen Gerindra Singgung Nasib Cawapres 2029
-
Ketua Umum PKB sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menanggapi santai kelaka
-
PAN Setuju Pilkada Lewat DPRD Asal Tak Timbulkan Pro-Kontra Publik
Terpopuler
-
Demi Kebaikan Sang Bunda, Junior Roberts Akui Sering Lakukan Kebohongan Kecil
-
Satgas PRR: 25 Ribu Rumah Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Dana Pemulihan
-
Mensos Reaktivasi 106 Ribu Peserta PBI JKN Berpenyakit Katastropik
-
Kementerian ESDM Siapkan Proyek Hidrogen Hijau untuk Ditawarkan di GHES 2026
-
KPK Telisik Penghasilan Lain Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, Diduga untuk Bayar Utang Pilkada
Terkini
-
Satgas PRR: 25 Ribu Rumah Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Dana Pemulihan
-
Mensos Reaktivasi 106 Ribu Peserta PBI JKN Berpenyakit Katastropik
-
Kementerian ESDM Siapkan Proyek Hidrogen Hijau untuk Ditawarkan di GHES 2026
-
KPK Telisik Penghasilan Lain Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, Diduga untuk Bayar Utang Pilkada
-
Kemenhaj Respons Gugatan AMPHURI di MK, Tegaskan Aturan Umrah Mandiri untuk Lindungi Jamaah