Matamata.com - Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor film dan sinetron laga, George Taka meninggal dunia pada Kamis (1/11/2018) pukul 17.00 WIB.
Kabar tersebut diklarifikasi oleh Desty Amalia, istri George Taka. ''Iya mas benar (George Taka meninggal),'' jelas Desty Amalia, saat dihubungi oleh Suara.com lewat pesan singkat.
Jenazah mantan finalis Top Model ini rencananya dikebumikan pada Jumat (2/11/2018) besok di Komplek Pemakaman Kempo Jatiwaringin, Pondok Gede.
Meninggal di usia 51 tahun, George Taka mengerahkan kemampuan beraktingnya lewat beberapa sinetron dan film yang pernah ia bintangi. Ingat dengan Misteri Gunung Berapi? Itu merupakan debut pertama George Taka di dunia akting.
Selanjutnya pada tahun 2000 hingga 2014, George Taka banyak tampil di sinema laga Indonesia, mulai dari Tutur Tinular hingga Angling Dharma.
Selain sinema laga, George Taka juga turut meramaikan industri perfilman Indonesia. Salah satu film Indonesia yang pernah ia bintangi adalah I am Hope. Tak hanya bermain dalam sebuah film, George Taka juga menjadi salah satu pengurus Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI).
George Taka juga pernah menjadi model video klip Dewa 19 di lagu Roman Picisan. Kini, George Taka sudah menghadap Maha Kuasa. Sinetron hingga filmnya akan menjadi selalu kenangan untuk para penggemar dan juga keluarganya.
Selamat jalan, George Taka.
Berita Terkait
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo