Matamata.com - Kabar duka menyelimuti dunia hiburan di Tanah Air. Pesohor serba bisa Robby Tumewu meninggal di usia 65 tahun, Senin (14/1/2019) dini hari karena penyakit stroke yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir.
Padahal, menurut sahabat Robby Tumewu, Harry de Fretes, belakangan kondisi bintang film Laskar Pelangi itu dalam keadaan baik.
"Sebelum wafat dalam keadaan baik yah. Dalam arti baik di sini, kesehatannya justru malah dalam kondisi yang membaik dibanding sebelum-sebelumnya," ungkap Harry de Fretes, saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Meski begitu, Harry de Fretes menyadari umur adalah rahasia Tuhan. Sebagai teman, ia pun ikhlas dengan kepergian Robby Tumewu.
"Tapi yah memang sudah waktunya. Jadi artinya kondisi terkahir dalam keadaan baik dan dirawat dengan baik oleh seorang perawat," ujar Harry de Fretes.
"Sudah tahu yah beliau sudah terkena stroke sebelumnya. Stroke ketiga sudah berlangsung kurang lebih enam tahun," kata Harry.
Harry de Fretes merupakan orang yang mengajak Robby Tumewu begabung dalam Lenong Rumpi. Mulai dari situ, Robby Tumewu yang juga dikenal sebagai perancang busana ini kemudian laris membintangi sejumlah sinetron dan film layar lebar.
Beberapa akting Robby Tumewu yang patut diperhitungkan di antaranya: Laskar Pelangi, Ca Bau Kan, Jejak Darah, dan Madame X.
Saat ini, jenazah Robby Tumewu disemayamkan di Ruang Kenanga, Rumah Duka Oasis, Jalan Gatot Subriti Km 7-8, Jatake, Tangerang.
SUARA.com/Ferry Noviandi
Berita Terkait
-
Rela Pakai Rok Mini buat Ketemu Tukul Arwana, Vega Darwanti: Biar Mas Cepet Sembuh
-
Muncul Lagi di TV usai Kena Stroke, Tukul Arwana Digoda Vega Darwanti: Senang Gak Mas Ketemu Aku?
-
Hamdan ATT Terserang Penyakit Stroke Sejak 2017, Begini Kondisinya
-
Mohon Doa, Betharia Sonata Kena Stroke Kini Dirawat di RS
-
Ray Sahetapy Sakit Stroke: Keluarga Maafkan Kesalahan dan Minta Netizen Tak Ungkit Masa Lalu
Terpopuler
-
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa
-
Menteri ESDM Pastikan Pasokan Energi Nasional Stabil, Siapkan B50 untuk Tekan Impor
-
Kelangkaan Obat di Iran Memburuk Akibat Serangan ke Fasilitas Farmasi
-
PT KAI Jamin Kompensasi dan Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
KAI Batalkan Perjalanan KA Parahyangan Dampak Insiden di Stasiun Bekasi Timur
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo