Matamata.com - Hingga saat ini, Ani Yudhoyono masih menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura. Ia harus menjalani perawatan intensif karena sakit kanker darah yang menyerangnya.
Ani Yudhoyono mengaku sangat terpukul saat ia mengetahui mengidap penyakit mematikan. Tapi itu tak membuatnya kehilangan semangat untuk sembuh.
"Menderita sakit, pasti pernah dialami oleh setiap orang, termasuk saya. Wajar saja. Namun ketika dokter di Singapura menyatakan saya terkena Blood Cancer, rasanya seperti palu godam menimpa saya. Kaget, tak menyangka sama sekali. Rasanya tak ada riwayat dalam keluarga yang pernah terkena penyakit itu," ungkap Ani Yudhoyono.
Selama menjalani perawatan, Susilo Bambang Yudhoyono selalu setia mendampinginya. Berusaha selalu ada untuk istri tercinta di tengah kesibukannya di dunia politik.
Kekuatan cinta memang nyata. Kehadiran Susilo Bambang Yudhoyono di samping Ani Yudhoyono memberikan dampak yang baik.
Ani Yudhoyono mengaku susah makan selama menjalani perawatan. Badannya seperti menolak makanan yang ia makan.
Tapi berkat kehadiran dan dukungan Susilo Bambang Yudhoyono di sampingnya, ia jadi semangat untuk menelan makanan.
"Saat sedang sakit, badan kita sering menolak makanan. Namun, tubuh membutuhkan asupan gizi yang besar agar kita bisa menang melawan sel-sel jahat kanker. Berkat support dari suami tercinta, makanan pun bisa dikonsumsi," tulis Ani Yudhoyono.
Kekuatan cinta Ani Yudhoyono dan Susilo Bambang Yudhoyono memang mengagumkan. Banyak yang salut dan mendoakan kesembuhan Ani.
Berita Terkait
-
SBY Hadiri Haul ke-9 Haji Mochamad Thohir di Masjid At-Thohir Depok
-
SBY Dirawat di RSPAD, Tetap Semangat Melukis Meski Tangan Diinfus
-
Susilo Bambang Yudhoyono Masuk Daftar Pengisi Festival Musik Pestapora, Pak SBY Bakal Nyanyi Apa?
-
Sudah Masuk Persatuan Istri Menteri, Annisa Pohan Ungkap Tabiat Iriana Jokowi dan Ani Yudhoyono saat Bertugas Sebagai Ibu Negara
-
9 Potret Lebaran Keluarga SBY, Gelar Open House Dihadiri Anies Baswedan
Terpopuler
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
-
KSP Muhammad Qodari Buka Suara Terkait Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih
-
MPR Desak PBB Jatuhkan Sanksi Keras ke Israel Usai Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon
-
Fadli Zon Respons Putusan PTUN Jakarta Terkait Gugatan Isu Pemerkosaan Mei 1998
-
Srikandi Paspampres Unjuk Gigi dalam Upacara Kawal Istana Merdeka Spesial Hari Kartini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo