Matamata.com - Momen spesial bagi Jikustikan maupun pencinta musik Indonesia akan segera hadir. Pada hari Jumat (29/03/2018) besok, Konser Jikustik Reunian akan segera digelar.
Acara yang akan dipromotori oleh Rajawali Indonesia ini akan diselenggarakan di Grand Pacific Hall Yogyakarta. Konser Jikustik Reunian ini merupakan panggung pertama setelah Pongki dan Icha hengkang dari grup band yang membesarkan nama keduanya tersebut.
Setelah berpisah dari Jikustik, khususnya Pongki Barata membentuk grup The Dance Company dan The Dangerous Band.
Pongki Barata pun mengakui karena ada satu dan lain hal, ia tidak pernah menyanyikan lagi beberapa lagu Jikustik di atas panggung. Hal ini ia sampaikan dalam Press Conference Konser Jikustik Reunian pada hari Kamis (28/03/2019) di Parsley Yogyakarta.
"Lagunya ada nih saya nggak pernah bawain, sengaja nggak pernah saya bawain, apakah besok saya bawain? Logikanya sih iya. Akankah seperti 10 tahun lalu? Kita nggak pernah tau. Banyak lagu-lagu yang saya nggak pernah nyanyiin lagi. Dan inilah momen dimana saya akan membawakan lagu-lagu lama Jikustik," lanjut Pongki Barata.
Sebagai vokalis baru yang menggantikan Pongki Barata, Brian Prasetyoadi pun memberikan dukungan kepada Jikustik formasi awal untuk menggelar Konser Jikustik Reunian ini. Hal ini diketahui dari unggahan video di akun instagram @pongki_barata.
"Dengan adanya reuni ini, terus terang saya pribadi saya bahagia karena teman-teman ini sudah mungkin kurang lebih 10 tahun tidak bertemu tidak bertegur sapa secara musikal. Bermain bersama ini kan tidak pernah selama 10 tahun, dan contohnya ada momen yang satu kali seumur hidup ini bisa bermain bersama secara musik. Semoga apa yang sudah direncanakan sebelumnya lancar," ujar Brian Prasetyoadi.
Duh, makin nggak sabar nih menunggu Jikustik formasi lama membawakan lagu-lagu hits pada masanya!
Berita Terkait
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
-
Kementerian Kebudayaan Dukung Gelaran Hari Wayang Dunia 2026 di Yogyakarta
-
Sultan HB X Gelar Prosesi Jejak Banon, Tradisi Langka yang Hanya Digelar Setiap Delapan Tahun
-
Sultan HB X: Aspirasi Mahasiswa Harus Disampaikan Tanpa Kekerasan
-
Dukung Pendidikan Anak Usia Dini, Mahasiswa UMB Yogyakarta Gelar KKN di Dusun Jatirejo
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo