Matamata.com - Yuni Shara baru-baru ini sedang menikmati waktu liburannya. Batu menjadi destinasi wisata yang menjadi pilihan Yuni Shara.
Saat sedang mengunjungi Batu ini, Yuni Shara kemudian bertemu dengan kembarannya. Sosok kembarannya tersebut nampak sangat mirip seperti dirinya.
"Sama kembaran, dia sama lho pipinya sama kulit-kulitnya sama," ujar Yuni Shara seperti yang dikutip Matamata.com dari Instagram storiesnya pada Minggu (21/4/2019).
Ya sosok kembaran yang dimaksud Yuni Shara tersebut adalah patung lilin yang ada di museum tersebut. Saking miripnya, Yuni Shara ngaku serem lho saat bertemu dengan kembarannya ini.
"Alias persis, serem," ujar Yuni Shara sembari menyentuh patung tersebut.
Kemudian patung yang mirip Yuni Shara tersebut diganti gaunnya dan tatanan rambut. Usai patung sudah kembali tertata cantik, Yuni Shara mengaku bahwa ini kali pertamanya bertemu dengan kembaran patungnya.
Gimana nih menurut kamu, mirip banget kan ya?
Berita Terkait
-
Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Milik Bangsa, Pengusaha Batu Bara dan CPO Wajib Utamakan Kebutuhan Domestik
-
Bahlil Tegaskan Produksi Batu Bara Tetap Dipangkas demi Dongkrak Harga dan Warisan Anak Cucu
-
Kejar Target Maret, Prabowo Minta 18 Proyek Hilirisasi Senilai Rp600 Triliun Segera Eksekusi!
-
Bahlil Pangkas Target Produksi Nikel dan Batu Bara 2026 demi Dongkrak Harga
-
Pemerintah Buka Opsi Kenakan Bea Keluar Batu Bara untuk Tambah Pemasukan Negara
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo