Matamata.com - Kuasa hukum Atalarik Syah, Junaidi, membeberkan fakta yang terjadi di persidangan kasus perebutan hak asuh anak dengan Tsania Marwa.
Dia bilang, pihaknya di persidangan pernah menawarkan jadwal pertemuan kepada Marwa untuk bertemu anak-anak.
"Saya menawarkan ke hakim (jadwal bertemu anak-anak bagi Tsania Marwa). Kalau memang dia mau datang, jadwalnya saya siapkan," kata Junaidi di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019).
Jadwal pertemuan yang lebih dulu dibuat dirasa Junaidi cukup penting lantaran untuk menyesuaikan dengan kegiatan anak. Jadi kata dia, Marwa tak bisa sesuka hati jika ingin bertemu anak-anak.
"Nggak sesuka dia (Marwa). Misalkan dia nggak ada syuting, tapi anak sedang bermain atau belajar," ujarnya.
"Harinya juga dicari hari yang memungkinkan. Yang waktu anak cukup. Jangan juga anak tidur diganggu. Akan saya buat dan saya sampaikan ke hakim. Supaya tidak terjadi lagi kejadian-kejadian yang tidak mengenakkan," katanya lagi.
Masalah perebutan hak asuh anak terjadi sebelum Tsania Marwa dan Atalarik Syah bercerai.
Dalam perjalanannya, segala cara telah ditempuh Marwa untuk bisa bertemu dengan Atalarik, termasuk membuat aduan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Puncaknya, Marwa gugat hak asuh anak ke Pengadilan Agama Cibinong pada Februari lalu. Langkah ini diambil setelah dirinya mengantongi akta perceraian.
Suara.com/Revi Cofans Rantung
Berita Terkait
-
Kemendikdasmen Beri Bantuan School Kit dan Trauma Healing Murid Korban Kebakaran Kemayoran
-
Hampir 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Puan Maharani: Negara Tidak Boleh Kalah
-
Jadwal Haji 2026: Jamaah Embarkasi Padang Gelombang II Langsung Menuju Jeddah
-
Komisi III DPR Desak Polisi Segera Tangkap Tersangka Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Pelajar Jabar di Istana: "Silakan Keliling Sebeum Rapat"
Terpopuler
-
Rawat Kecantikan, Jennifer Bachdim Makin Percaya Diri Gunakan Elara Skin Indonesia
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo