Matamata.com - Dinar Candy, DJ cantik yang kerap tampil dalam balutan busana seksi. Siapa sangka, dibalik penampilannya yang lekat dengan imej seksi itu, Dinar Candy dulunya merupakan anak pesantren.
Hal ini diketahui dari unggahan video di saluran YouTube channel Atta Halilintar. Dalam kesempatan tersebut, Dinar Candy tampil dalam balutan hijab.
Penampilan Dinar Candy saat itu nampak begitu cantik dan anggun.
"Lu dulunya anak pesantren kan?," tanya Atta Halilintar.
Dinar Candy kemudian membenarkan hal tersebut. Hanya saja Dinar mengaku bahwa dirinya hanya betah dua minggu saja di pesantren.
"Kalau aku pesantren dua minggu, terus kabur," jawab Dinar Candy seperti yang dikutip Matamata.com dari YouTube channel Atta Halilintar (17/5/2019).
"Cuma dua minggu udah kabur?," timpal Atta Halilintar.
Kemudian Dinar Candy menjelaskan penyebab dirinya tidak betah di pesantren. Gadis kelahiran Bandung tersebut mengaku tidak betah dengan guru ngajinya yang cerewet.
"Karena nggak kuat jadi si guru ngajinya itu bawel banget kan sama aku," jelas Dinar Candy.
Bukan tanpa sebab, rupanya sang guru ngaji bawel karena menegur pakaian Dinar Candy yang dinilai terlalu seksi.
"Gara gara aku tuh suka pakai rok pendek terus di marah-marahin terus," kisah Dinar Candy.
"Iya lah masa kamu di pesantren pakai rok pendek. Ya dimarahin lah," ujar Atta Halilintar.
Lebih lanjut Dinar Candy menceritakan bahwa sang ayah memiliki pondok pesantren. Dinar juga mengungkapkan bahwa ke depannya, ia akan memperbaiki cara berpakaiannya menjadi lebih tertutup.
Hal ini rupanya sudah dimulai Dinar Candy dengan membiasakan diri dengan memakai celana panjang. Kita doakan saja yang terbaik ya untuk Dinar Candy.
Berita Terkait
-
Bahlil Lahadalia: Pesantren Adalah Benteng Nasionalisme dan IPTEK
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
Khofifah Puji Peran Pesantren Bangkalan dalam Mencetak Generasi Qurani Berakhlak Mulia
-
Dukung Makan Bergizi Gratis, Wamenkop Minta Koperasi Pesantren Pasok Kebutuhan Pangan Lokal
-
Sempat Dicibir, Wamenhaj Dahnil Anzar Pastikan Diklat Semimiliter Petugas Haji Bukan Militerisme
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo