Matamata.com - Elvi Hudriyah selaku Wakil Sekretaris Komisi Infokom Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkritik keras aksi Eko Patrio dalam program Pesbukers Ramadan ANTV.
Dia bilang perilaku Eko Patrio dalam variety show tersebut tidak mencerminkan sebagai anggota DPR RI.
"Dialog Eko Patrio, kita tahu Eko patrio anggota dewan ya. Memberikan contoh perilaku dan perkataan yang baik harusnya," kata Elvi Hudriyah dalam jumpa di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2019).
"Saya mencatat dialog Eko Patrio yang sangat melecehkan perempuan," ujarnya lagi.
Elvi Hudriyah lantas menirukan perkataan lelaki 48 tahun itu yang dinilai telah mencoreng martabat perempuan.
"Dia bilang begini, wanita mah gampang, tinggal bilang 'ah ah ah' sambil memperlihatkan bagian kantong bagian belakang. Menunjukkan dia banyak duit. Seakan akan semua perempuan itu murah," kata Elvi menuturkan.
MUI sebelumnya memberikan teguran keras untuk program Pesbukers. Sayangnya teguran itu tidak pernah diindahkan.
Karena itu, MUI meminta agar program Sahurnya Pesbukers maupun Pesbukers Ramadan di ANTV segera dihentikan penayangannya.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
MUI Tegaskan Sapi Kurban Banpres Pakai APBN Sah Secara Syariat dan Konstitusi
-
MUI Bertemu Dubes Arab Saudi, Tegaskan Indonesia Tolak Segala Bentuk Penjajahan
-
3 Jam Bahas Geopolitik Global, Presiden Prabowo Ajak Ulama Perkuat Persatuan Nasional
-
Redam Dampak Konflik Global, Presiden Prabowo Perkuat Solidaritas Bersama Ulama
-
LPPOM MUI Ingatkan Pemerintah Terapkan Aturan Halal Setara untuk Produk Impor AS
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo