Matamata.com - Kriss Hatta yang kini menjadi terdakwa kasus pemalsuan dokumen pernikahan mengaku bahagia bisa merayakan lebaran di penjara. Bahkan dia merasa lebih khusuk merayakannya.
"Di dalam itu lebih khusuk, memperingati hari lebarannya. cuma keluarga, semua teman, hadir di lapas, ya berjalan seperti biasanya aja," kata Kriss Hatta ditemui sebelum sidang di Pengadilan Negeri Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/6/2019).
Di momen lebaran, Kriss juga tak ingin melewatkan momen bersilaturahmi dengan para penghuni Rutan Bulak Kapal, Bekasi, Jawa Barat.
"Ngobrol sama sesama tahanan minal aizin walfaidzin," ujarnya.
Tinggal di penjara, bahkan berlebaran di sana justru tak membuat Kriss Hatta bersedih. Dia tetap tegar lantaran merasa tak bersalah.
"Yang membuat saya kuat, kan saya nggak salah. Kecuali saya tuh tertangkap kasus narkoba, misalkan kan, kasus pembunuhan, yang udah jelas-jelas kriminal, mungkin saya nggak setenang ini. Kalo udah bersangkut paut dengan penegak hukum pasti saya nggak khawatir makanya. Ini kan nggak, saya senyum," ujarnya menjelaskan.
Sementara, untuk sidang hari ini beragendakan pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Kriss pun mengaku sudah siap mendengarkan tuntutan jaksa.
Suara.com/Ismail
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Gelar Pasar Murah di Monas Sore Ini, Ada 100 Ribu Kupon Belanja Gratis
-
KPK Larang Penggunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik 2026: Itu Benturan Kepentingan!
-
Menkeu Tambah Penempatan Dana SAL Rp100 Triliun, Perbankan Lebih Fleksibel Salurkan Kredit
-
Stok BBM Lebaran 2026 Aman, Komisi VII DPR Puji Kinerja Pemerintah
-
Jumlah Penumpang Whoosh Naik 11,3 Persen Selama Angkutan Lebaran 2026
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo