Matamata.com - Proses pengIslaman Deddy Corbuzier yang dilakukan di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, hari ini, Jumat (21/6/2019) ikut diamankan oleh anggota Bantuan Serba Guna (Banser) Nahdlatul Ulama.
Banser diketahui merupakan badan otonom NU dari GP Ansor yang bertugas dalam pengamanan, menjalankan misi kemanusiaan.
"Dimintai bantuan oleh kalasan,karena wilayah kalasan kami memberi bantuan sebagai pengamanan," kata salah satu anggota Banser bernama Fajar.
Dilanjutkan fajar, dirinya sudah mendengar kabar soal prosesi mualaf Deddy Corbuzier di Ponpes Ora Aji dan dimintai bantuannya untuk menjaga acara tersebut.
"Jelas sejak tiga hari lalu (sudah dengar kabar Deddy Corbuzier akan syahdat di Ponpes Ora Aji). Di kasih tahu komandan pusat lalu memerintahkan kami merapat," lanjut Fajar.
Seperti diketahui, proses PengIslaman Deddy Corbuzier hari ini dibimbing langsung oleh Gus Miftah, pendiri Pondok Pesantren Ora Aji.
Berita Terkait
-
Kapolri Minta Banser Siaga Antisipasi Bencana Selama Pengamanan Nataru
-
PBNU Serukan Islah: Jangan Habiskan Energi untuk Konflik
-
Penuh Haru! Kisah Acha Septriasa Pindah Agama dalam 'Air Mata Mualaf'
-
Resmi! Sabrina Chairunnisa Gugat Cerai Deddy Corbuzier
-
Acha Septriasa Merasa Sulit dan Ragu, Perankan Seorang Mualaf
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo