Matamata.com - Keluarga bersyukur atas dibebaskannya pelawak Qomar dari tahanan Polres Brebes terkait kasus pemalsuan ijazah S2 dan S3.
"Ya jelas keluarga menyambut baik, kebijakan yang dibuat pihak kepolisian," kata manajer Qomar, Dodi dihubungi Rabu (26/6/2019).
Menurut Dodi, Qomar dipulangkan ke rumah lantaran faktor kesehatan. Qomar yang merupakan personel grup lawak 4 Sekawan itu rupanya memiliki riwayat penyakit asma.
"Ya kalau secara fisik sih sehat, kalau asma itu kadang-kadang kambuh, kadang nggak," ujarnya
"Beliau punya riwayat asma akut beberapa tahun lalu. Akhir-akhir ini 2-3 bulan sering kambuh," kata Dodi lagi.
Kabar penahanan Qomar sebelumnya disampaikan oleh Kapolres Brebes Ajun Komisaris Besar Aris Supriyono. Sebelum ditahan, Qomar lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.
"Ijazah itu digunakan tersangka untuk memenuhi persyaratan menjadi rektor UMUS. Begitu dulu, nanti perkembangan disampaikan," kata Aris.
Suara.com/Revi Cofans Rantung
Berita Terkait
-
Bupati Banyumas Janji di Hadapan Presiden Prabowo: 2028 Bebas Sampah dan Jadi Uang
-
Indonesia-UEA Kaji Kebijakan Bebas Visa dan Penambahan Rute Penerbangan Langsung
-
PrabowoPutin Bahas Bebas Visa dan Dukungan Nuklir dalam Pertemuan Tiga Jam di Kremlin
-
Pemerintah Optimistis Komoditas Unggulan RI ke AS Bebas Tarif
-
Ammar Zoni Berpeluang Bebas Lebih Cepat? Ini Penjelasan Pengacara dan Syarat yang Harus Dipenuhi
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo