Matamata.com - Pelawak Qomar langsung ambil sikap setelah terlilit kasus dugaan Surat Keterangan Lulus (SKL). Ia mengundurkan sebagai mahasiswa aktif S2 dan S3 Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Sebelumnya Qomar diberi pilihan untuk menetap di UNJ, tapi di Drop Out (DO) atau mengajukan pengunduran diri. Ia pun merasa lebih baik tidak melanjutkan studi di sana.
"Saya mahasiswa aktif jelas nomor registrasi mahasiswa ada. Dan saya sudah mengundurkan diri juga dari UNJ karena kasihan juga," ujar Qomar di kawasan Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat (30/6/2019).
Meskipun begitu, Qomar masih tetap ingin studi magisternya rampung. Karena itu, ia berencana menyelesaikannya di kampus lain.
"Saya minta mau pindah kali nggak ke UPI Bandung, kalau nggak UHAMKA untuk selesaikan Doktor dan S2 Tapi yang penting S2-nya dulu dah biar selesai," ungkapnya.
Qomar sebelumnya membantah anggapan yang menyebut dirinya melamar membuat ijazah palsu demi melamar sebagai rektor di Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes. Qomar menegaskan dirinya dipinang, bukan melamar.
Mantan anggota DPR RI itu menyebut ada seorang teman yang meminangnya menjadi rektor pada awal 2017 lalu. Tak disangka, Qomar dilantik tanpa melalui serangkaian tes atau pun sidang senat. Hal itu yang disinyalir menjadi awal dari kasus dugaan pemalsuan SKL yang ini membelitnya.
Suara.com/Ismail
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Anggota DPR Desak KPU Evaluasi Verifikasi Pencalonan Buntut Kasus Ijazah Palsu
-
Roy Suryo dkk Minta Uji Forensik Independen atas Ijazah Jokowi
-
Kuasa Hukum Jokowi Pastikan Hadir dalam Gelar Perkara Khusus Dugaan Ijazah Palsu
-
Polda Metro Jaya Pastikan Proses Hukum Roy Suryo dkk Berjalan Profesional dan Seimbang
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo