Matamata.com - Rosa Meldianti (Meldi) merasa seperti di atas angin dalam kasusnya dengan sang bibi, Dewi Perssik (Depe). Apalagi Depe kini kabarnya sudah dijadikan tersangka.
Rosa Meldianti sendiri mengaku sudah tak memiliki masalah dengan Dewi Perssik. Meski begitu, fakta tersebut tidak lantas menghapuskan kasus mereka di kepolisian. Dari situ, Meldi pun menyindir Depe agar tidak gampang main lapor polisi.
"Kalau damai secara pribadi damai. Di sini yang lagi ramai, yang lagi dilimpahkan ke polisi. Ya maka dari itu suatu pelajaran kita nggak boleh gampang apa-apa ke polisi. Selama itu tidak sangat-sangat membahayakan," kata Rosa Meldianti, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2019).
"Ini masalah keluarga, kalau masih bisa diomongin sama keluarga ngapain lapor polisi," sambung Meldi.
Secara pribadi, Rosa Meldianti mengaku tak mau dendam dengan Dewi Perssik. Namun apa yang telah terjadi saat ini sudah terlalu jauh sehingga menguras waktu, tenanga, dan materi yang tak sedikit.
"Saya sih nggak ada pikiran apa-apa. Ya sudah sih namanya keluarga, habis bertengkar hilang. Di sini kan, kenapa harus lapor polisi, itu yg disayangkan. Menguras tenaga, pikiran, nggak ada baiknya sebenarnya," ujar Rosa Meldianti.
Suara.com/Ismail
Berita Terkait
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
-
Yusril Dukung KPK Usut Kasus Korupsi Imigrasi Rp145,5 M yang Seret Silmy Karim
-
KPK Duga Wamen Imigrasi Silmy Karim Terima Uang Pemerasan Sejak Menjabat Dirjen
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
-
KPK Telusuri Kepemilikan Kebun Sawit Tersangka TPPU Nurhadi di Sumatera Utara
Terpopuler
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo