Matamata.com - Fairuz A Rafiq meminta perlindungan kepada Komnas Perlindungan Perempuan atas kasus ikan asin yang menimpanya.
Ditemani Sonny Septian dan Hotman Paris, Fairuz A Rafiq mendatangi Komnas Perlindungan Perempuan pada Senin (8/7/2019).
Dalam jumpa pers tersebut, Hotman Paris mengatakan bahwa Komnas Perlindungan Perempuan memutuskan akan mendukung Fairuz A Rafiq.
Bahkan pihak Komnas Perempuan akan segera mengirimkan surat ke Polda Metro Jaya.
"Jadi Komisi Perlindungan Perempuan berjanji akan segera menyurati Polda Metro Jaya untuk memberikan dukungan termasuk juga mereka memberikan pendapat mereka bahwa memang unsur 27 ayat 1 UU ITE telah dipenuhi," kata Hotman Paris saat ditemui awak media.
Lebih lanjut, Hotman Paris mengatakan bahwa pihaknya meminta pihak kepolisian untuk menindak tegas kasus ikan asin ini.
"Kita menghimbau agar segera dilakukan tindakan tegas karena tiga yang dilaporkan tersebut masih tetap cengingiran," jelas Hotman Paris.
Berita Terkait
-
Blusukan ke Pasar Flamboyan Pontianak, Wapres Gibran Borong Pakis hingga Ikan Asin
-
Demi Berkurban, King Faaz Tunda Liburan ke Jepang, Fairuz A Rafiq: Buat Palestina
-
Sonny Septian Bagikan Kabar Duka, Fairuz A Rafiq Nangis Sesenggukan: Nggak Ada Tanda Apapun ya Allah!
-
Sonny Septian Nangis di Momen Kelulusan King Faaz: Bangga, Haru, Bahagia!
-
Sonny Septian Dapat Surat Cinta dari King Faaz, Isinya Bikin Kaget: Nggak Nyangka Banget
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo