Matamata.com - Dindin DZ atau lebih dikenal sebagai Dindin OM PSP meninggal dunia. Menurut Omen, rekannya di kelompok musik itu, Dindin memang sudah lama memiliki riwayat penyakit jantung.
Masih kata Omen, kondisi kesehatan sahabatnya itu makin parah setelah ginjalnya juga bermasalah.
"Udah lama dia mengidap sakit jantung. Udah berapa tahun. Pasang ring segala macem, tapi yang terakhir itu udah nggak pasang ring lagi, makanya bypass. Akhirnya komplikasi sama ginjal," kata Omen dijumpai Suara.com usai pemakaman Dindin di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019).
"Kemarin itu rencana jam 5 udah pindah dari ICU, udah mulai sadar. Dokter bilang sudah membaik, udah disiapin pindah kamar tapi nggak tahunya justru jam 5 drop. Serangan jantung lagi," ujarnya lagi.
Terkait dengan gaya hidup Dindin, Ade Anwar selaku personel OM PSP lainnya bilang sahabatnya itu orang yang tidak macam-macam. Tetapi ia tak memungkiri jika mudanya, Dindin senang begadang.
"Kita pada waktu muda gimana ya mahasiswa pasti suka begadang. Setelah berkeluarga tentu, dan memang bertambah umur kita. Tapi faktor jantung," ujarnya.
Dindin DZ meninggal dunia pada Senin (15/7/2019) kemarin di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat. Mendiang meninggal dunia usai menjalani operasi bypass jantung.
Suara.com/Revi Cofans Rantung
Berita Terkait
Terpopuler
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
-
Bahlil hingga M. Qodari Buka Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Senin Ini
-
BGN Perkuat Kerja Sama ASEAN, Bagikan Praktik Terbaik Program Makanan Bergizi Gratis
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo