Matamata.com - Akhirnya persiteruan antara Dewi Perssik dan Rosa Meldianti resmi berakhir. Usai berdamai, keduanya sudah saling mencabut laporan masing-masing di kantor polisi per hari ini, Rabu (17/7/2019).
"Kemarin kita juga sudah saling sepakat menandatangani dan mencabut (laporan). Hari ini kita sudah mengirimkan tadi mas Angga (suami Dewi Perssik) langsung menyampaikan ke pihak penyidik berkas atau surat yang sudah ditandatangani masing-masing pihak," ujar Sandy Arifin di Polres Metro Jakarta Selatan kepada wartawan.
"Kemudian setelah ini kita akan menuju ke Polda untuk menyerahkan surat yang sudah ditandatangani bersama kemarin mengenai pencabutan dan perdamaian," sambungnya lagi.
Disinggung mengenai kelanjutan proses hukum, mengingat Dewi Perssik dan Rosa Meldianti sudah sama-sama ditetapkan sebagai tersangka, Sandy Arifin punya jawaban sendiri.
"Nanti mengenai proses hukum lebih lanjutnya setelah kita menyampaikan surat pencabutan dan perdamaian bisa ditanyakan konfirmasikan ke pihak penyidik yang berwenang menyampaikan proses hukum ini," kata Sandy Arifin.
Yang pasti, hubungan Dewi Perssik dan Rosa Meldianti sudah membaik. Keduanya sepakat berdamai sejak Selasa (16/7/2019) malam di sebuah restoran di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan.
"Seperti yang kemarin teman-teman lihat, kita sudah saling sepakat berdamai. Silaturahmi kembai berjalan antara keluarga dan pertemuan kemarin menurut kami sangat mengharukan. Alhamdulillah kita bersyukur sudah berdamai," tutur Sandy Arifin.
Sebagaimana diketahui, Dewi Perssik dan Rosa Meldianti sudah berkonflik sejak setahun belakangan. Mantan istri Saipul Jamil itu melaporkan keponakannya ke Polda Metro Jaya sekira November 2018 lalu.
Tak mau kalah, Rosa Meldianti pun kemudian turut melaporkan Dewi Perssik atas pencemaran nama baik ke Polres Jakarta Selatan. Untungnya, laporan tersebut kini sudah sama-sama dicabut.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
KPK: 67,98 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor Kekayaan, 96 Ribu Pejabat Masih Menunggak
-
Kemenag Papua: Nilai Nyepi Jadi Perekat Kerukunan di Bumi Cenderawasih
-
Dubes Malaysia Sambut Tawaran Presiden Prabowo Mediasi Konflik AS-Israel dan Iran
-
PKB Tegaskan Aksi di Trans7 Sebagai Bentuk Solidaritas untuk Ulama dan Pesantren
-
Satgas Damai Cartenz Rekonstruksi Penembakan Brigpol Ronal di Puncak Jaya
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo