Matamata.com - Kepergian sang ayah masih menyisakan duka yang mendalam bagi Dewi Perssik. Hal ini terlihat dalam beberapa unggahan Dewi Perssik di sosial media.
Dewi Perssik mengaku selalu kangen dengan sosok papine. Terbaru, ekspresi Dewi Perssik yang tengah bercucuran air mata di ruang rekaman mencuri perhatian.
Rupanya saat itu Dewi Perssik diketahui sedang rekaman lagu yang dipersembahkan khusus untuk mendiang ayahnya.
Berdasarkan pengakuannya, proses rekaman tersebut merupakan yang tersulit sepanjang sejarahnya.
''Take vocal paling sulit dalam sejarah perjalananku berkarir... @maksimusic @ad1bal
#papi #belahanjiwaku #40harianpapi,'' tulis Dewi Perssik dalam unggahannya.
Dewi Perssik khusus mempersembahkan lagu tersebut di 40 hari meninggalnya sang ayah.
Bahkan berdasarkan video yang diunggah oleh akun @mintul gemintul, nampak Dewi Perssik rekaman dengan air mata yang bercucuran.
Bahkan saking nggak kuatnya, Dewi Perssik sampai terisak dan suaranya sempat tersendat.
''Jadi ikut sedihnya mami ngerasa kehilangan banget papine sayang bgt ama papine ya mami ,'' tulis akun @mintulgemintul.
Berita Terkait
-
Kabar Duka, Ayah Presenter Gilang Dirga Meninggal Dunia
-
Ayah Sarwendah Meninggal Dunia, Syarief Khan Ucapkan Bela Sungkawa
-
Mengejutkan! Ayah dari Penyanyi Farel Prayoga Ditangkap Kasus Judi Online
-
Indro Warkop Ungkap Hidup Sederhana Meski Putra Jenderal: Mobil Enggak Punya, Ayah Cuma Cicil Rumah
-
Dewi Perssik Mau Cari Pria Saleh
Terpopuler
-
Pernah Alami Trauma, Karina Suwandi Tak Kapok Bintangi Film Horor 'Tumbal Proyek'
-
Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
-
Dalami Karakter di Film 'Tiba-Tiba Setan', Oki Rengga Rela Alami Memar
-
Menaker Dorong Pemerataan Magang Nasional, Buka Peluang Lebar bagi Putra Daerah
-
Kementan: Industri Sawit Indonesia Ramah Lingkungan dan Siap Menuju B50
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo