Matamata.com - Anak sulung Nunung Srimulat, Bagus Permadi menegaskan bahwa adiknya tak pernah mendapatkan risakan di sekolah. Menurut Bagus, sang adik baik-baik saja di sekolah.
Menurut Bagus Permadi, kabar adiknya dirisak di sekolah muncul dari sebuah media massa. Namun Bagus menduga, media tersebut salah kutip pernyatan bibinya.
"Sebenarnya, awalnya dari tante saya. Tante bilang, mungkin adik-adik saya akan dibawa ke solo. Dibawa, bukan di-bully, tidak ada kata-kata bully. Tante ingin adik-adik saya di Solo, untuk menjaga psikis adik-adik saya," jelas Bagus Permadi, ditemui usai menjenguk Nunung di Polda Metro Jaya, Selasa (23/7/2019).
Namun permintaan sang bibi ditolak Bagus Permadi. Bagus ingin adiknya tetap di Jakarta dan melanjutkan sekolah seperti biasa.
"Ide tante saya bisa dibilang untuk sementara. Tapi kan keputusan harus melalui saya, karena saya di sini yang mewakili mama. Saya bilang ade nggak pindah sekolah, tetap di sini," jelas Bagus Permadi.
Bagus pun kembali menegaskan kalau adiknya sama sekali tak mengalami perisakan. Apalagi kalau melihat kronologi penangkapan sang ibu yang dilakukan pada Jumat (19/7/2019) siang, adiknya saat itu sedang tidak berada di sekolah.
"Dihitung dari kronologi kejadian, orangtua saya kan (ditangkap) habis salat Jumat. Itu sudah lewat jam sekolah, sudah pulang sekolah, Sabtu dan Minggu libur. Jadi pertanyaannya, kapan adik saya dibully?," tanya Bagus Permadi.
"Dua hari ini adik saya biasa aja di sekolah, nggak ada yang dibully," katanya menandaskan.
Berita Terkait
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
-
Dukung Minat Anak dengan Eksplorasi Profesi di KidZania Jakarta
-
Menteri PPPA Resmikan Ruang Bersama Indonesia di Cilacap, Dorong Pembangunan Berperspektif Gender
-
Menag Instruksikan Madrasah Kawal Implementasi Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
-
PP Tunas Berlaku 28 Maret: Daftar Platform Digital yang Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak
Terpopuler
-
Mendes PDT: Kebijakan Presiden Tak Naikkan Harga BBM Jaga Daya Beli Warga Desa
-
Presiden Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas: Model Pengelolaan Sampah Nasional dan Inovasi Genteng Limbah
-
Bupati Banyumas Janji di Hadapan Presiden Prabowo: 2028 Bebas Sampah dan Jadi Uang
-
Tips Cegah Heat Stroke, PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Rajin Minum di Masjidil Haram
-
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo