Matamata.com - Gagalnya mediasi antara pihak Kriss Hatta dan Anthony Hillenaar ternyata tak menyulutkan semangat ibu Kriss untuk berupaya damai.
Rumor pihak Anthony Hillenaar sebagai korban minta Rp 1 miliar pun tak menjadi penghalang sepertinya untuk tetap berusaha damai.
"Tetep kita berupaya damai, sama Anthony juga berupaya damai," ungkap ibu Kriss Hatta, Tuty, saat ditemui wartawan usai menjenguk anaknya, Senin (29/7/2019).
Sayangnya ibu Kriss Hatta tak mau berbicara banyak soal kasus putranya itu.
Wajah yang lesu dan kondisi fisik yang terlihat lemas membuatnya langsung meninggalkan kerumunan awak media.
Seperti diketahui, Kriss Hatta sebelumnya ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap Anthony Hillenaar. Dia resmi ditahan di Polda Metro Jaya sejak 24 Juli 2019.
Upaya mediasi juga sudah dilakukan hanya saja malah tambah panjang karena pihak Kriss Hatta berniat melaporkan Anthony yang dianggap melakukan pemerasan karena minta ganti rugi Rp 1 miliar.
Berita Terkait
-
Pindah-pindah Agama, Deretan Artis Ini Tuai Kritik hingga Cibiran
-
Lesti Kejora Polisikan Rizky Billar, Kriss Hatta Pacari Anak di Bawah Umur
-
Kriss Hatta Pacari Anak 14 Tahun, Billy Syahputra Tepis Tuduhan Robby Shine
-
Pacari Remaja 14 Tahun, Komnas PA Tegas Minta Kriss Hatta Putus: Itu Melanggar Etika!
-
Kriss Hatta Pacari Anak di Bawah Umur, KPAI Beri Peringatan Tegas: Ini Contoh Buruk!
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo