Matamata.com - Artis Mandala Shoji menceritakan pengalamannya saat menghuni Rutan Salemba, Jakarta.
Presenter acara Termehek-mehek tak menampik menyimpan rasa takut saat pertama kali masuk ke dalam penjara. Terlebih, dia satu sel dengan para terpidana kasus kriminal.
"Satu kamar sama (kelompok) Kapak Merah, begal, pembunuh. Terus kita juga satu kamar sama psikopat, jadi dia bunuh neneknya sendiri," kata Mandala Shoji usai bebas di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019).
"Macam-macam ada gigolo, narkoba, banyak," ujar Mandala Shoji lagi.
Mandala Shoji bersyukur tak mendapat gangguan apapun dari mereka selama berbulan-bulan huni Rutan Salemba. Bekal ilmu agama yang dimiliki jadi faktor dirinya aman selama di sana.
"Orang jadi lebih menghargai kita. Kalau kita ngomongin kebesaran Allah insya Allah mereka akan lebih respect kepada kita dari pada kita ngomongin yang lain," kata Mandala Shoji.
Sebelumnya Mandala Shoji menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat (8/2/2019). Dia sempat dicari kejaksaan untuk dieksekusi vonis Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Mandala Shoji sebelumnya divonis 3 bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider 1 bulan penjara. Dia dinyatakan bersalah melanggar aturan pemilu karena bagi-bagikan kupon umrah.
Banding yang diajukan Mandala Shoji ditolak. Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (Ismail)
Berita Terkait
-
Indonesia-UEA Kaji Kebijakan Bebas Visa dan Penambahan Rute Penerbangan Langsung
-
PrabowoPutin Bahas Bebas Visa dan Dukungan Nuklir dalam Pertemuan Tiga Jam di Kremlin
-
Pemerintah Optimistis Komoditas Unggulan RI ke AS Bebas Tarif
-
Ammar Zoni Berpeluang Bebas Lebih Cepat? Ini Penjelasan Pengacara dan Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Jung Joon Young Bebas dari Penjara, Usai Terlibat Kasus Rudapaksa
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo