Matamata.com - Hasil assessment Nunung Srimulat dan suaminya, Iyan Sambiran merekomendasikan agar keduanya segera direhabilitasi. Kabar tersebut diiringi dengan kabar lain yang mengatakan bahwa Nunung jual rumah demi biaya rehabilitasi, sehingga keluarga merasa dirugikan karena tidak benar.
"Harapan keluarga supaya mama cepat direhab. Pernyataan begini (jual rumah untuk rehabilitasi) kan mama juga yang kena imbasnya," kata putra sulung Nunung, Bagus Permadi saat menggelar konfrensi pers di kediamannya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).
Pihak keluarga pun merasa dirugikan dengan adanya isu tersebut. Keluarga pun berharap agar kondisi sang ibu tidak dijadikan aksi panggung.
"Itu nggak ada konfirmasi ke keluarga sama sekali makanya kami merasa dirugikan. Jangan dijadikan ini aksi panggung lah. Kalau memang mau men-support besuk aja mama, kami malah welcome," papar Bagus.
"Kami dari pihak keluarga tidak tahu menahu ada statement yang mengatasnamakan keluarga Nunung seperti ini. Kami ikut apa kata penyidik saja," imbuhnya.
Sebelumnya beredar kabar bahwa Nunung jual tanah di Surabaya untuk biaya rehabilitasi. Hanya saja pihak keluarga membantah hal tersebut. Keluarga membenarkan ada aset Nunung yang dijual, yakni sawah di Solo. Namun, sawah yang dijual itu juga sudah dijual sejak sebelum Nunung berkasus.
Seperti diketahui Rabu (7/8/2019), polisi mengumumkan hasil assesment Nunung. Saat konferensi pers, polisi mengumumkan bahwa Nunung akan menjalani proses rehabilitasi.
Berita Terkait
-
Mendagri Sebut Pembangunan Huntara Pascabencana Sumatera Capai 97 Persen
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo