Matamata.com - Buntut kasus permasalahan jabatan CEO yang sempat menyeret nama Tiwi eks T2 berujung ke meja hijau. Tepat pada hari ini, Rabu (14/8/2019) siang, sidang perdana kasus PT Parfum Gue yang digugat Tubagus Wijaya digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sayangnya, Tiwi eks T2 tak menghadiri sidang perdata tersebut dan hanya diwakilkan oleh pihak kuasa hukum perusahaan Parfum Gue yang bernama Ishak.
Hal itu pun disampaikan oleh pihak pengacara dari Tubagus Wijaya yakni John P Simarmata. Bahkan kata John, pihak Tiwi eks T2 belum melengkapi akta pembuatan PT Parfum Gue Indonesia.
"Jadi tadi sidang digelar baru pemeriksaan prinsipal ya. Pihak terlapor belum membawa akta pembuatan PT Parfum Gue Indonesia. Sehingga sidang ditunda ke minggu depan," kata John P Simarmata.
"Tadi yang hadir hanya pihak kuasa hukumnya PT Parfum Gue Indonesia. Saya tidak tahu mengapa prinsipal mereka tak hadir," sambung John.
Sementara alasan Tubagus Wijaya yang menggugat secara perdata PT Parfum Gue lantaran memperjuangkan hak moral dalam perusahaan itu. Apalagi, Tubagus dahulunya menjadi salah seorang penemu parfum tersebut.
"Waktu perusahaan launcing tanpa mengundang dan melibatkan saya. Saya kaget Tiwi jadi CEO. Karena secara tidak langsung, orang berpikirnya Tiwi yang memiliki perusahaan ini," jelas Tubagus.
"Padahal saya yang menemukan dan menciptakan Parfum Gue ini. Tapi saya justru di depak," ujar Tubagus. (Revi Cofans Rantung)
Berita Terkait
-
Kasus Suap Impor: Tiga Mantan Pejabat Bea Cukai Jalani Sidang Perdana 3 Juli
-
Kader Muhammadiyah Gugat UU Peradilan Agama ke MK, Nilai Isbat Hilal Diskriminatif
-
Kasus Pemerasan Sertifikat K3, Eks Wamenaker Noel Ebenezer Hadapi Vonis Hakim Pagi Ini
-
Nadiem Makarim Terharu Ratusan Sopir Ojol Padati Sidang Pleidoi Kasus Chromebook
-
MK Dengarkan Keterangan Ahli Terkait Gugatan Enam Perkara KUHP Baru
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo