Matamata.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Duo Semangka mengadakan pertemuan di kantor KPAI yang berlokasi di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019) siang. Dari pertemuan tersebut dihasilkan poin-poin yang menjadi kesepakatan bersama.
Poin-poin tersebut disampaikan KPAI dalam siaran pers yang diterim Suara.com. Poin tersebut di antaranya, duo semangka membernarkan bahwa orang dalam konten video yang bikin heboh, dan dipermasalahkan KPAI adalah personel Duo Semangka. Namun begitu, Duo Semangka mengaku tidak tahu siapa pengunggah video tersdebut.
Sementara itu di poin kedua, KPAI meminta Duo Semangka sebagai bagian dari pekerja seni yang memiliki pengaruh dan penggemar yang cukup banyak di masyarkaat agar segala aktivitas seni yang ditampilkan memperlihatkan azas-azas kepatutan dan kesusilaan.
Di poin ketiga, Duo Semangka menyetujui dan berkomitmen untuk melakukan inovasi dan kreativitas seni yang positif bagi tumbuh kembang anak.
Dalam jumpa pers, Clara Gopa sebagai personel Duo Semangka mengakui pertemuannya dengan KPAI mememberikan masukan yang berarti baginya. Salah satunya, sebagai seorang artis yang memiliki banyak penggemar, harus berhati-hati dalam berkesenian.
"Saya sendiri nggak kepikiran sampai ke situ, dan kejadinnya sampai kayak gini. Dari sini, Clara pribadi dan Duo Semangka jadi tahu, bahwa Duo Semangka banyak dikenal orang. Dan ini membuat kami lebih berhati-hati," kata Clara Gopa.
Sementara dari pihak KPAI meminta agar Duo Semangka melihat norma-norma dalam berkesenian.
"Silakan terus berinovasi, karena seni nggak ada inovasi itu kering dari makna. Harus diingat kita terikat oleh norma yang berlaku. Kita punya norma, ada anak kecil yang jumlah 85 juta, sehingga seni yg ditampilkan bisa senapas dengan anak Indonesia," kata salah seorang perwakilan KAPI.
Berita Terkait
-
Kemenbud Gelar Lomba Video 'Aku dan Budayaku', Ajak Anak Muda Jadi Duta Budaya Digital
-
KPAI Desak Investigasi Menyeluruh Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Jaktim
-
KPAI Desak DPR Segera Bahas RUU Pengasuhan Anak, Soroti 25 Kasus Filisida Sepanjang 2025
-
Mangkir Dua Kali, Selebgram Lisa Mariana Dijemput Paksa Terkait Video Asusila
-
Istana Anggap Wajar Penayangan Pesan Presiden Prabowo di Bioskop
Terpopuler
-
Realisasi APBN Kuartal I 2026: Pendapatan Negara Rp574,9 T, Defisit 0,93 Persen terhadap PDB
-
Nadiem Makarim Absen Sidang Kasus Korupsi Chromebook karena Sakit
-
Gubernur Sultra Desak Perusahaan Tambang Berdayakan UMKM Lokal, Tak Hanya Sekadar MOU
-
Menperin Temui Menkeu, Bahas Peluang Insentif Kendaraan Listrik demi Perkuat Industri
-
Mendiktisaintek Gerakkan Perguruan Tinggi Dukung Proyek Giant Sea Wall Pantura
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo