Matamata.com - Selain melaporkan Nikita Mirzani ke Bareskrim Polri, Elza Syarief juga mencurigai bintang film Comic 8 menjadi salah satu informan atau cepu Polda Metro Jaya untuk kasus narkoba di kalangan artis. Kecurigaan Elza Syarief didasari karena banyaknya kasus Nikita Mirzani yang tidak sampai di meja hijau.
"Saya perlu sampaikan, ada 16 kasus (Nikita Mirzani) yang diberitahu teman saya tenggelam di Polda. Katanya, saya nggak tahu bener apa nggaknya, katanya dia Cepu. Saya nggak tahu itu apa. Ternyata dia informan polisi untuk bisa menangkap artis-artis temannya yang narkoba," ungkap Elza Syarief di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019).
Selain itu, kecurigaan Elza Semakin kuat Nikita Mirzani adalah seorang cepu karena dirinya sudah tidak pernah disentuh hukum walau banyak orang yang melaporkannya ke pihak berwajib.
"Dia seakan-akan menjadi polisi sehingga kalau dilaporin kandas! Dia kebal hukum. Kalau itu benar, saya menghimbau boleh saja dia menjadi informan, kita juga bisa menjadi informan, kepentingan buat membasmi kejahatan. Tapi kalau dia berbuat kejahatan yah jangan dihalang-halangi," kata Elza Syarief.
Tidak hanya itu, dikalangan rekan-rekan seprofesinya juga banyak yang mengeluh karena laporannya tidak pernah naik ke kejaksaan.
"Temen-temen saya banyak yang mengeluh. Katanya 16 perkara kandas di sana. Lama. Tahunan belum jadi kasus," sambungnya lagi.
Seperti diketahui, Elza Syarief resmi melaporkan Nikita Mirzani dengan nomor perkasra LP/B/0771/IX/2019/Bareskrim dengan tuduhan melakukan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Elektronik. Elza Syarief merasa mantan istri Sajad Ukra itu sudah menjelek-jelekkan dirinya di Instagram. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Bareskrim Polri: Azizah Salsha dan YouTuber Resbob-Bigmo Sepakat Berdamai
-
Jusuf Kalla Lapor Bareskrim, Seret Nama Rismon Sianipar Soal Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Pandji Pragiwaksono Penuhi Panggilan Bareskrim, Garansi Keadilan Restoratif Lewat Sidang Adat
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Lapor jika Temukan Pungutan Liar, KBIHU Dilarang Jual Paket Wisata
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
-
Bahlil hingga M. Qodari Buka Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Senin Ini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo