Matamata.com - Pada Rabu (4/9/2019), Rio Reifan resmi dipindahkan ke RSKO Cibubur dari Polda Metro Jaya. Pemindahannya ke sana berdasarkan hasil assessment untuk jalani rehabilitasi.
Tapi selama huni Rutan Polda Metro Jaya, Rio Reifan sempat jalani terapi. Dia pun berharap di tempat rehabilitasi nanti, peluang untuk berhenti memakai narkoba terbuka lebar.
"Saya sudah menjalankan (terapi) beberapa hari ini alhamdulillah tidak ada reaksi ke badan saya, mungkin ada sedikit beberapa, makanya saya ingin menuntaskan pengetahuan saya itu di tempat rehabilitasi, mohon doanya," kata Rio Reifan sebelum dipindahkan ke RSKO di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019).
Rio Reifan juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian atas penangkapannya. Sebab dengan begitu, dia punya kesempatan untuk sembuh.
Rio Reifan ditangkap di rumah di kawasan Pondok Gede, Bekasi pada 13 Agustus lalu. Dari penangkapan itu, petugas menemukan barang bukti narkoba jenis sabu.
Ini merupakan penangkapan Rio Reifan yang ketiga dalam kasus serupa.
Berita Terkait
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Pulihkan Sarana Pascabencana, Kemenag Kucurkan Ratusan Miliar untuk Madrasah dan Pesantren di Sumatera
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo