Matamata.com - Pada Rabu (4/9/2019), Rio Reifan resmi dipindahkan ke RSKO Cibubur dari Polda Metro Jaya. Pemindahannya ke sana berdasarkan hasil assessment untuk jalani rehabilitasi.
Tapi selama huni Rutan Polda Metro Jaya, Rio Reifan sempat jalani terapi. Dia pun berharap di tempat rehabilitasi nanti, peluang untuk berhenti memakai narkoba terbuka lebar.
"Saya sudah menjalankan (terapi) beberapa hari ini alhamdulillah tidak ada reaksi ke badan saya, mungkin ada sedikit beberapa, makanya saya ingin menuntaskan pengetahuan saya itu di tempat rehabilitasi, mohon doanya," kata Rio Reifan sebelum dipindahkan ke RSKO di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019).
Rio Reifan juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian atas penangkapannya. Sebab dengan begitu, dia punya kesempatan untuk sembuh.
Rio Reifan ditangkap di rumah di kawasan Pondok Gede, Bekasi pada 13 Agustus lalu. Dari penangkapan itu, petugas menemukan barang bukti narkoba jenis sabu.
Ini merupakan penangkapan Rio Reifan yang ketiga dalam kasus serupa.
Berita Terkait
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri Usai Ditangkap, Kuasa Hukum Buka Suara
-
Mendagri Sebut Pembangunan Huntara Pascabencana Sumatera Capai 97 Persen
-
Polda Metro Siagakan 585 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
Terpopuler
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
-
Istri Mantan Menag Yaqut Apresiasi Langkah KPK Kabulkan Pembantaran Penahanan
-
Menteri ESDM Cari Solusi Kenaikan Harga Gas Industri demi Cegah PHK Massal
-
Kasus Suap Impor: Tiga Mantan Pejabat Bea Cukai Jalani Sidang Perdana 3 Juli
-
Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Transformatif Hadapi Tantangan Dunia Kerja
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo