Matamata.com - Manajer Base Jam, Aris angkat bicara mengenai hengkangnya Adon Saptowo.
Aris mengaku Adon Saptowo mundur dari posisinya sebagai vokalis gara-gara hijrah.
"Istilahnya mungkin hijrah, dia katanya mau konsentrasi di pelayanan gerejanya," ujar Aris dihubungi wartawan, Senin (30/9/2019).
Kendati begitu keputusan Adon Saptowo keluar sudah mendapat restu personel Base Jam. Dia pun resmi keluar sejak 29 September 2019.
"Sudah sudah diskusi. Sudah beberapa waktu ini memang kami membicarakan. Jadi ini prosesnya memang sudah panjang. Resminya baru hari Minggu, persis kemarin," sambung Aris lagi.
Yang pasti Aris menegaskan kepergian Adon Saptowo dari Base Jam tidak merusak jadwal yang sudah ada. Base Jam tetap akan tampil disejumlah agenda off air.
"Kami memang sudah sempat membicarakan pada orang-oran yang mengkontrak kami terutama yang offair yah. Kami sudah infokan kalau dalam beberapa show terakhir, Adon memang sudah tidak ikut tampil," kata Aris.
Seperti diketahui, Adon Saptowo sudah bersama Base Jam selama 25 tahun. Saat mengundurkan diri, dia mengumumkan lewat postingan berupa surat berjudul My New Journey yang termuat dalam 13 slide. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Fraksi Golkar Puji Peningkatan Signifikan Pelayanan Haji 2026
-
Menhaj Irfan Yusuf Lantik PPIH Embarkasi 2026: Layanan Haji Harus Inklusif dan Anti-Diskriminasi
-
Program Makan Bergizi Gratis BGN: Berdayakan UMKM dan Bumdes di Daerah Bencana Aceh
-
Ombudsman RI Minta Dukungan DPR Kawal Pengawasan Makan Bergizi Gratis
-
Menhaj Tegaskan Petugas Haji Dilarang 'Layani Atasan', Fokus Mutlak pada Jemaah
Terpopuler
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo