Matamata.com - Jenny Cortez nampaknya emosi saat bertemu dengan pencatut namanya, Fitri Astuti di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019). Usai sidang, perempuan 33 tahun ini terlihat langsung menghampiri Fitri Astuti.
Disitu, Jenny Cortez menanyakan maksud perempuan tersebut menggunakan namanya setiap kali manggung.
"Maksud lo apa pake nama gue, Jenny Cortez?" ujar Jenny Cortez.
Alih-alih menjawab, Fitri Astuti pun justru mencoba menghindar. Dia memilih pindah posisi dekat dengan pengacaranya.
"Kenapa mba? Kok mba menyerang?" tanya pengacara Fitri Astuti kepada Jenny Cortez.
Diberikan pertanyaan seperti itu, intonasi bicara pemain Bangkitnya Suster Gepeng ini langsung naik. Jenny Cortez membantah menyerang Fitri Astuti secara pribadi.
"Ya salahlah mba, dia pakai nama orang lain. Aku nggak menyerang, cuma nanya. Kenapa pakai nama saya? Kalau menyerang nggak begitu. Wajar dong saya nanya," tutur Jenny Cortez.
Baru selanjutnya, Fitri Astuti memutuskan pergi menjauh dari Jenny Cortez. Beruntung, ibu satu anak ini tidak mengejar gara-gara segera ditenangkan oleh tim kuasa hukumnya.
Seperti diketahui, Jenny Cortez menggugat Fitri Astuti atas dugaan tindakan melawan hukum ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dia merasa rugi miliaran rupiah setelah perempuan itu menggunakan namanya buat komersil. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Seskab Teddy Terima Kunjungan Kepala BIN, Bahas Sidang TPA dan Isu Strategis Dalam Negeri
-
Ahok Pastikan Hadir Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Minyak Mentah Rp285 Triliun
-
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Rp201 Miliar
-
Kasus Korupsi Chromebook: Pihak Nadiem Makarim Bakal Seret Google ke Persidangan Tipikor
-
Sidang Perdana Korupsi Digitalisasi Pendidikan, Nadiem Makarim Didakwa Rugikan Negara Rp2,18 Triliun
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo