Matamata.com - Seorang sutradara bernama Amir Mirza Gumay ditangkap polisi dalam kasus narkoba. Amir ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 0,52 gram.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan kabar penangkapan tersebut.
"Di TKP 1 ditemukan 1 plastik klip berisi kristal putih di duga narkotika jenis sabu 0,52 gram bruto, satu buah alat hisap sabu, dua buah hp," ungkap Argo Yuwono saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (16/10/2019).
Menurut Argo, Amir Mirza Gumay ditangkap di wilayah Kalisari, Jakarta Timur, Senin (14/10/2019). Amir ditangkap bersama rekannya, Budi Kurniawan yang berprofesi sebagai Lighting Technician dan Camera Assistant.
Beralih ke TKP yang lain di sebuah kontrakan di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur, polisi menangkap Trisna, dan mengamankan sabu hingga ganja.
"Barang bukti TKP 2 seberat 0,38 gram, satu linting ganja seberat 0,72, alat hisap sabu dan ponsel tersangka," ujar Argo.
Ketiga tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut. [Revi Cofans Rantung]
Berita Terkait
-
Garap Film 'Dayak', Ivan Bandhito Ungkap Sejarah Masyarakat Kalimantan
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
Terpopuler
-
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun dan Bidik Properti di Eropa
-
PBNU: Jangan Beri Stigma Negatif pada Pesantren karena Ulah Segelintir Oknum
-
Gedung Putih Tegaskan Trump Hanya Akan Terima Kesepakatan Nuklir yang Menguntungkan AS
-
Menhan AS Pete Hegseth Beri Peringatan Keras ke China soal Indo-Pasifik
-
Hari Lahir Pancasila 2026: Megawati dan Presiden Prabowo Bakal Hadir di Gedung Pancasila
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo