Matamata.com - Saksi kunci kasus dugaan penganiayaan atas laporan Antony Hillenaar terhadap Kriss Hatta bernama Sandy tidak pernah dihadirkan dalam sidang. Hal tersebut membuat Kriss Hatta bingung dan pasrah dengan kedaaan itu.
Menurut Kriss Hatta, saat kejadian pemukulan Sandy berada di lokasi itu. Namun pada saat pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) awal di Polda Metro Jaya namanya tidak tercantum.
"Oh sosok yang dihilangkan ya. Ya, nggak tahu ya maksudnya kenapa dibikin goib. Padahal kita mau cari tahu siapa itu orang karena kan dia sumber masalah dalam kasus ini," ujar Kriss Hatta di PN Jakarta Selatan, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019).
Namun lelaki 31 ini tak ingin ambil pusing. Berkaca dari kasusnya dengan Hilda Vitria, Kriss Hatta mengatakan adalah hal yang lumrah, jika ada saksi yang dihilangkan dalam persidangan.
"Sudah biasa dalam persidangan itu mah. Kasus yang dulu (pemalsuan buku nikah) juga gitu kan ada yang dihilangkan saksinya. Saya mah paham aturan mainnya. Lihat saja nih sampai ending gimana hasilnya," ungkapnya.
Pernah berurusan dengan hukum sebelumnya, membuat Kriss Hatta santai menghadapi kasus dugaan penganiayaan ini. Ditambah lagi dia mengaku tak takut karena tidak merasa bersalah dalam kasus ini.
"Ya jalani saja. Sudah pernah juga persidangan kemarin. Apalagi ini kan ancamannya dua tahun delapan bulan. Yang kemarin ancamannya 12 tahun, malah lebih berat, akhirnya bebas," kata Kriss Hatta. [Evi Ariska]
Berita Terkait
-
Pindah-pindah Agama, Deretan Artis Ini Tuai Kritik hingga Cibiran
-
Lesti Kejora Polisikan Rizky Billar, Kriss Hatta Pacari Anak di Bawah Umur
-
Kriss Hatta Pacari Anak 14 Tahun, Billy Syahputra Tepis Tuduhan Robby Shine
-
Pacari Remaja 14 Tahun, Komnas PA Tegas Minta Kriss Hatta Putus: Itu Melanggar Etika!
-
Kriss Hatta Pacari Anak di Bawah Umur, KPAI Beri Peringatan Tegas: Ini Contoh Buruk!
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo