Matamata.com - Ayah Jefri Nichol, John Hendri nampak hadir dalam sidang putusan Jefri Nichol. Ia berharap pledoi putranya untuk rehabilitasi dikabulkan majelis hakim.
"Kalau bisa sih rehab jalan. Karena masih banyak hal yang harus dikerjakan, banyak kerjaan yang harus dikerjakan," ujar John Hendri saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019).
Menurut sang bapak akibar tersandung kasus narkoba, ada beberapa kontrak iklan yang dibatalkan. Namun bintang film Dear Nathan itu masih beruntung karena kontrak main film tidak ada yang diputus.
"Buat film nggak ada (kontrak diputus). Cuma untuk iklan aja, sekitar ada 7 ya," jelasnya.
Sayang sang bapak tidak tahu persis berapa kerugian yang dialami Jefri Nichol setelah ditahan pihak berwajib karena mengggunakan narkotika jenis ganja.
"Semua ada di manajer," ucap John Hendri.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo