Matamata.com - Tuty Suratinah, ibunda Kriss Hatta, datang membesuk putranya yang tengah sakit di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, tak dengan tangan kosong. Dia membawa makanan permintaan sang putra.
"Kita bawa seafood sama sup. Dia minta sup aja sama seafood," kata Tuty ditemui di rutan Cipinang, Jakarta Timur, Senin (18/11/2019).
Tak bisa dipungkiri, Tuty cukup khawatir dengan kondisi Kriss Hatta. Apalagi, kondisi kesehatan Kriss sudah menurun sejak pekan lalu.
"Pasti khawatir banget, semoga ini ke dalem (kondisinya membaik). Besok sidang jadi nggak boleh sakit makanya mama ke sini," ujar dia.
Seperti diketahui, Kriss Hatta saat ini berstatus sebagai terdakwa kasus penganiayaan terhadap Antony Hillenaar. Selasa (19/11/2019) besok, dia bakal hadapi sidang tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Dalam dakwaan jaksa sebelumnya, penganiayaan disebut terjadi di Cafe Dragon Fly, Jakarta Selatan pada 6 April 2019. Antony dipukul ketika hendak melerai perkelahian antara Kriss dengan seseorang.
Berita Terkait
-
Pindah-pindah Agama, Deretan Artis Ini Tuai Kritik hingga Cibiran
-
Lesti Kejora Polisikan Rizky Billar, Kriss Hatta Pacari Anak di Bawah Umur
-
Kriss Hatta Pacari Anak 14 Tahun, Billy Syahputra Tepis Tuduhan Robby Shine
-
Pacari Remaja 14 Tahun, Komnas PA Tegas Minta Kriss Hatta Putus: Itu Melanggar Etika!
-
Kriss Hatta Pacari Anak di Bawah Umur, KPAI Beri Peringatan Tegas: Ini Contoh Buruk!
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo