Matamata.com - Pelecehan seksual rupanya masih kerap terjadi dalam industri film Tanah Air. Hal tersebut diungkapkan oleh aktris Rachel Amanda. Tapi untungnya, hal tersebut tak terjadi pada diri Rachel.
"Untungnya tidak (mengalami kekerasan seksual). Kalau dengar cerita dari teman, ada aja yang mengalami seperti itu (pelecehan seksual)," kata Rachel Amanda, saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019).
Menurut Rachel Amanda, beberapa pekerja seni film masih ada yang tidak sadar telah menjadi korban pelecehan seksual. Pemilik nama lengkap Rachel Amanda Aurora itu menghimbau saat terjadi pelecehan seksual sebagai perempuan harus berani untuk melawan.
"Tapi kalau pekerja film sendiri, di luar aktor ya, masih ada yang tidak sadar sudah mengalami pelecehan. Karena menganggap ketika kita mau survive di suatu industri, apalagi kita sebagai pekerja di balik layar, kita harus tough atau kaya preman," ungkap Rachel Amanda.
"Jadi kalau mau dianggap capable seperti laki-laki, maka bersikaplah seperti laki-laki. Padahal kan ngga perlu kayak gitu," ucap bintang film Terlalu Tampan ini.
Lebih lanjut wanita berusia 24 tahun itu menegaskan apa pun profesinya, perempuan harus berani untuk melawan tindakan pelecehan seksual.
"Beberapa yang aku dengar bahkan, mereka dilecehkan tapi nggak boleh baper. Karena nanti kalau baper muncul lah lagi sifat bahwa, 'oh dia perempuan'. Padahal itu kan hak lo, lo nggak mau dilecehin, lo bisa marah untuk tidak dilecehkan. Mau apa pun profesi lo," tutur Rachel Amanda. [Herwanto]
Berita Terkait
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
Ingin Karyanya Lebih Bernyawa, Anggia Novita Optimistis Produseri Soundtrack Film 'Juminten Edan'
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
-
Vino G. Bastian Ungkap Film 'Tanah Runtuh', Berdayakan Pemain Down Syndrome
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo