Matamata.com - Sang pengacara, Agustinus Nahak menegaskan bahwa Gathan Saleh Halib hingga saat ini masih berada di Jakarta.
Seperti yang diketahui, selain Ghatan Saleh Hilabi pihak polisi telah menetapkan beberapa orang tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap Stefano Tintingon alias Fano. Namun hingga kini, Ghatan belum juga memenuhi panggilan polisi.
"Dari awal kami sampaikan Ghatan itu ada, dia tidak kemana-kemana. Dia ada di Jakarta," kata Agustinus Nahak bersama adik Ghatan, saat ditemui di Senayan City, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).
Bahkan Agustinus mengungkapkan, pihak Ghatan dan Fano tengah berusaha menjalin komunikasi untuk perdamaian. Selama kedua belah pihak mempunyai itikad baik, makanya tidak menutup kemungkin mereka akan segera berdamai.
"Sudah melakukan langkah perdamaian. Tetapi dalam perdamaian butuh proses, kita berharap proses perdamaian berjalan dengan baik itu yang saat ini lagi dibangun keluarga," ungkap Agustinus.
Senada dengan kuasa hukum, kakak ipar Gathan, Putri membenarkan jika kedua belah pihak melakukan usaha berdamai dengan berkomunikasi secara intens bahkan sudah melakukan pertemuan.
"Kami sudah bertemu, ada titik terang. Sampai hari ini pun saya masih berkomunikasi sama kakak F (Fano) tersebut," ujar Putri. (Evi Ariska)
Berita Terkait
-
Video CCTV Penganiayaan Anak Aghnia Punjabi Diungkap: Biadab Kamu Sus
-
Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Percobaan Pembunuhan, Ghatan Saleh Ditahan
-
Pierre Gruno Stres Ditahan dan Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
-
Pierre Gruno Resmi Ditahan, Terancam 5 Tahun Penjara Kasus Penganiayaan
-
Pierre Gruno Jadi Tersangka usai Aniaya Lansia, Kebawa Peran Antagonis di Sinetron?
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo