Matamata.com - Tim kuasa hukum Gathan Saleh mengatakan usai tahun baru akan ada babak baru mengenai kasus penganiayaan asisten DJ Nathalie Holscher, Steffano Ellya Tintingon alias Fano yang dilakukan mantan suami Dina Lorenza, Gathatan Saleh.
"Kabar kelanjutanya habis tahun baru, bakal ada babak yang baru," kata salah satu tim kuasa hukum Gathan, Machi saat dihubungi Suara.com, Rabu (25/12/2019).
Sayang Machi belum mau menceritakan lebih detail seperti apa kelanjutan babak baru yang disebutkannya.
"Nanti saja habis tahun baru biar ada kejutan," ungkapnya.
Machi kembali mengatakan bahwa surat damai dari mantan suami Dina Lorenza itu akan diterima oleh pihak pelapor.
Seperti diketahui, Ghatan Saleh Hilabi ditetapkan menjadi tersangka setelah menganiaya lelaki bernama Stefano Tintingon alias Fano. Penganiayaan tersebut dilakukan di kawasan Kemang pada 4 Desember dini hari. Atas penganiayaan tersebut, Fano mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polisi Segera Usut Kasus Dugaan Penganiayaan PRT oleh Mantan Istri Komedian
-
Kasus Andrie Yunus KontraS, Anggota BAIS TNI Ditahan, DPR Minta Transparansi
-
Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Kasus Oknum Brimob Aniaya Anak hingga Tewas
-
Paspampres Pastikan Pelaku Penganiayaan Ojol di Kembangan Bukan Anggotanya
-
Pelajari Budaya Jawa, Celine Evangelista jadi Sinden di Film 'Danyang Wingit Jumat Kliwon'
Terpopuler
-
Rawat Kecantikan, Jennifer Bachdim Makin Percaya Diri Gunakan Elara Skin Indonesia
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo