Matamata.com - Pengusaha Medina Zein sudah ditangkap polisi sejak hampir seminggu yang lalu. Diamankan di rumah sakit di kawasan Lebak Bulus, pada (27/12/2019), Medina kemarin ditempatkan di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sambil menunggu pengembangan kasus dan hasil tes rambut di Puslabfor.
Terbaru polisi memberikan rilis terkait kasus Medina Zein di Polda Metro Jaya hari ini, Jumat (3/1/2020).
"Selamat pagi rekan-rekan wartawan, pagi ini kita akan melakukan konferensi pers tersangkut tanggal 27 Desember lalu berhasil kita amankan seseorang inisial MZ, atau Medina Zein. Ini adalah hasil pengembangan dari tersangka yang lain, kita amankan di rumah sakit Lebak Bulus Jakarta Selatan lalu kita lakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan dan tes urine memang terbukti menggunakan amfetamin," buka Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.
Selanjutnya setelah periksa urine, Kombes Yusri Yunus menjabarkan hasil tes rambut di puslabfor yang hasilnya keluar 2 Januari lalu.
"Untuk MZ tidak bisa terdeteksi karena memang penggunaan belum terlalu lama. Diputuskan untuk Medina Zein ini akan dilaksanakan rehab terhadap yang bersangkutan, hari ini akan diberangkatkan ke sana kurun waktu sekitar tiga bulan tapi nanti dilihat lagi dari situasi yang ada, bertambah atau berkurang tergantung tim rehabilitasi sana," lanjut Kombes Yusri Yunus.
Kombes Yusri juga menjelaskan kalau Medina Zein akan menjalani rawat inap terkait rehabilitasi tersebut.
Berita Terkait
-
Mendagri Sebut Pembangunan Huntara Pascabencana Sumatera Capai 97 Persen
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo